in ,

Kriteria dan Langkah Pengajuan Fasilitas “Tax Holiday”

Kriteria dan Langkah Pengajuan
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Pemerintah telah menyediakan insentif bagi investor yang menanamkan modalnya di Indonesia, salah satunya tax holiday. Berdasarkan Lampiran Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 74 Tahun 2022 tentang Kebijakan Industri Nasional 2020—2024, pemerintah akan terus mendorong pemanfaatan tax holiday agar menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Berikut kriteria dan langkah pengajuan fasilitas “Tax Holiday”.

Simak dasar hukum, definisi, kriteria, hingga cara mengajukan fasilitas tax holiday, yang Pajak.com rangkum dari pelbagai peraturan, mulai dari undang-undang hingga Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan menteri investasi/kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Definisi dan landasan hukum

Istilah tax holiday dapat diartikan sebagai kebijakan pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) yang diberikan negara kepada perusahaan yang baru didirikan. Kebijakan tax holiday umumnya dibatasi jangka waktu tertentu. Di Indonesia, tax holiday pertama kali diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing.

Baca Juga  Pemerintah Bakal Pungut Pajak Karbon dan Cukai Plastik

Saat ini tax holiday diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Undang-Undang Cipta Kerja. Kemudian, diturunkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2021 tentang tentang Perlakuan Perpajakan Untuk Mendukung Kemudahan Berusaha; PMK Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Penghasilan Neto atas Penanaman Modal Baru atau Perluasan Usaha pada Bidang Usaha Tertentu yang Merupakan Industri Padat Karya; PMK Nomor 130 Tahun 2020 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan; dan Peraturan Kepala BKPM Nomor 7 Tahun 2020 tentang Rincian Bidang Usaha dan Jenis Produksi Industri Pionir Serta Tata Cara Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Dalam PMK Nomor 16 Tahun 2020, tax holiday diterjemahkan sebagai fasilitas pengurangan penghasilan neto atas penanaman modal baru atau perluasan usaha bidang usaha tertentu yang merupakan industri padat karya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0