in ,

Meneropong Potensi “Metaverse” di Indonesia

“Adopsi kripto dan blockchain akan mempercepat pengembangan metaverse yang memiliki potensi besar di Indonesia. Bayangkan akan banyak inovasi yang muncul saat ini akan lari ke arah metaverse di masa depan. Apa yang kita rasakan di dunia nyata, semua akan bisa terjadi juga di metaverse,” kata Manda.

Namun demikian, adopsi teknologi ini masih menghadapi tantangan. Manda mengungkapkan, metaverse bisa melahirkan inovasi yang membantu menciptakan pasar baru dari segala aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Indonesia bisa beradaptasi dan menggali potensi metaverse dengan baik, jika infrastrukturnya didukung sudah optimal dan literasi masyarakat soal metaverse juga sudah inklusif.

Manda mengatakakan, infrastruktur dan literasi masyarakat menjadi tantangan perkembangan metaverse ke depan. Implementasinya hanya akan optimal jika dapat dikombinasikan dengan adopsi kripto, blockchain, NFT hingga DeFi berjalan dengan baik.

Baca Juga  Restorasi Mangrove Minimalkan Efek Gas Rumah Kaca

“Misalnya, Web-3 akan jadi bagian penting metaverse sebagai gambaran terbaru dari internet ciptakan ruang terdesentralisasi di mana pengguna memiliki lebih banyak otonomi, kontrol, dan peluang koneksi tanpa otoritas pusat,” jelasnya.

Sementara itu, pekerjaan rumah lainnya yang harus diselesaikan adalah pengembangan dalam teknologi AR dan VR. Riset PricewaterhouseCoopers (PwC) memperkirakan, teknologi VR dan AR untuk metaverse meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) global 1,4 triliun dollar AS pada 2030 mendatang. Selain kontribusi ke PDB global, perangkat VR dan AR, serta menggaet kreator konten untuk membuat program di metaverse bisa memberikan dampak ke pekerjaan baru di masa depan. Pengembangan teknologi ini dinilai mampu mendorong terciptanya 23,3 juta pekerjaan baru pada 2030.

Baca Juga  BUMN Sumbang Sepertiga Perekonomian Indonesia

Riset dari The Analysis Group, metaverse pada 2031 akan memiliki kontribusi terhadap perekonomian global mencapai 3,01 triliun dollar AS. Kajian yang bertajuk “The Potential Global Economic Impact of Metaverse,” ini menyebut angka itu setara dengan 2,8 persen dari pertumbuhan ekonomi dunia.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *