in ,

Kembangkan Gula Cair, Indonesia Bisa Swasembada Gula

“Jadi saya kira dengan keterbatasan lahan tebu sekarang maka teknologi pengolahan gula cair yang ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mencapai kita swasembada gula. Oleh karena itu, ini satu hal yang luar biasa dari usaha kecil menengah yang bisa kita kembangkan kapasitas produksinya,” ujar Teten dalam siaran pers, Senin (12/4/2021).

Teten mengatakan, jika gula kristal atau gula pasir selama ini hanya memanfaatkan kandungan sukrosa dari perasan tebu, gula cair memanfaatkan semua bagian yang sebelumnya dianggap limbah. Gula cair yang diproduksi juga lebih sehat karena kadar gula rendah atau low glychemic index (LGI) dan kandungan antisoksidan tinggi.

Menurut Teten, pihak  PT Gula Energi Nusantara menghabiskan riset hingga 10 tahun untuk menemukan inovasi gula cair yang disebut dengan teknologi Gulanas. Dia bekerja sama dengan peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) dan kalangan medis untuk mendapatkan paten dari Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga  El Salvador Menambang Bitcoin dengan Energi Gunung Api

“Ide besar yaitu mengembangkan gula nasional dengan mengurangi impor dengan hanya melakukan alih fungsi dari gula pasir ke gula cair. Pak Joko (Direktur Utama PT Gen) mengembangkan prototipe pengolahan dan mengembangkan teknologi produksinya. Temuan ini bisa menjadi solusi untuk kebutuhan gula nasional bahkan dunia,” ujar Teten.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *