in ,

Indonesia-Prancis Jalin Kerja Sama Jaga Kelestarian Laut

“Sampah plastik harus dilawan dengan tidak memproduksi plastik. Hal ini tentu memerlukan berbagai pendekatan untuk melawan dan mengurangi plastik ini. Sampah plastik menjadi tantangan terbesar juga untuk Prancis. Dukungan Prancis untuk Indonesia tentu saja lebih luas dari kegiatan yang akan dilakukan, termasuk perikanan dan pengelolaan sumber daya laut. Saya senang sekali bisa melihat apa yang sudah ada di Indonesia,” tutur Girrardin.

Menindaklanjuti kerja sama kedua negara, Indonesia dan Prancis meluncurkan Atlas of Marine Debris pada Kamis 10 Juni lalu. Proyek kerja sama kedua negara yang didukung oleh Agence Française de Développement (AFD) dan Institut de Recherche pour le Développement (IRD) ini bertujuan mengurangi sampah plastik yang mengalir ke laut Indonesia. Tahun 2025, Indonesia menargetkan pengurangan sampah plastik sekitar 70 persen.

Baca Juga  Rilis 6 Subholding, Target Valuasi Pertamina 100 M USD

Proyek Atlas of Marine Debris ini diluncurkan untuk pendekatan pemantauan sampah plastik yang mengalir ke laut dan pendekatan permodelan yang dilakukan berdasarkan beberapa model sampah plastik yang digunakan untuk memantau penyebaran sampah plastik, arus, dan penyumbatan di perairan dan pesisir Indonesia.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0