in ,

4 Agenda Prioritas APINDO Atasi Tantangan Pertumbuhan Ekonomi

4 Agenda Prioritas APINDO
FOTO: IST

4 Agenda Prioritas APINDO Atasi Tantangan Pertumbuhan Ekonomi

Pajak.com, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta W Kamdani menyampaikan, APINDO akan fokus pada 4 agenda prioritas untuk mengatasi tantangan pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu ia tegaskan dalam acara Pengukuhan Kepengurusan APINDO Masa Bakti 2023 – 2028, di Jakarta (31/7).

 Pertama, APINDO akan fokus pada upaya penguatan ketenagakerjaan. APINDO meyakini, menciptakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) hanya bisa dicapai melalui peningkatan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).

“Penguatan ketenagakerjaan penting dilakukan. Hubungan industri yang harmonis, serta kerja sama lembaga tripartit,” jelas Shinta dalam sambutannya, dikutip Pajak.com(1/8).

Kedua, yakni pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Program ini penting dilakukan karena UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia.

“Dua prioritas tersebut sejalan dengan program APINDO dalam pengentasan stunting dan UMKM Merdeka. SDM tangguh bukan semata meningkatkan skill dan keterampilan, tetapi generasi yang sehat, cerdas dan adaptif. Untuk itu, APINDO menjalankan program KIPAS Stunting atau Kolaborasi Inklusif Pengusaha Atasi Stunting. Sementara, program UMKM Merdeka, yaitu program pendampingan yang bertujuan memberdayakan UMKM Indonesia sambil mempersiapkan mahasiswa untuk dunia kerja dan kewirausahaan,” ungkap Shinta.

Baca Juga  Pilih Rasio Utang Jadi 50 Persen atau Defisit Fiskal 0 Persen? Ini Analisis APINDO

Ketiga, peningkatan investasi untuk percepatan transformasi industri dan pemutakhiran ekonomi nasional.

“Dari segi investasi, kita melihat IKN (Ibu Kota Nusantara) ini sebagai proyek pemerintah memang perlu juga partisipasi investor lokal. Oleh karena itu, APINDO mulai mengembangkan investasi-investasi di IKN, ada program kemitraan dengan asing, ada juga yang mereka masuk sendiri. Untuk tahap awal sektor-sektor yang dibutuhkan di IKN berkaitan dengan kebutuhan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan. Pemerintah harus masuk dengan infrastruktur yang memadai,” kata Shinta.

Keempat, peran aktif advokasi kebijakan APINDO.

“Melalui roadmap ini APINDO mendukung agenda pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Shinta.

Ia menekankan, bahwa selama 71 tahun APINDO telah berperan sebagai organisasi pengusaha Indonesia, wadah konsolidasi kepentingan dunia usaha, dan
perpanjangan suara pengusaha dalam memberi masukan ke pemerintah.

“Di hari yang berbahagia ini, kami mengukuhkan jajaran pengurus masa bakti 2023-2028, dengan ditandai GENERASI BARU kepemimpinan APINDO. Generasi baru APINDO merepresentasikan filosofi keragaman atau diversity, agar APINDO menjadi organisasi yang inklusif dalam meningkatkan dampak, terdiri atas pimpinan lintas generasi dari leading sektor dunia usaha Indonesia. Kepengurusan baru APINDO akan terus menjadi mitra pemerintah dalam membuat kebijakan untuk mendukung percepatan transformasi ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan melalui peningkatan investasi, menyiapkan tenaga kerja terampil, terdidik dan berdaya saing,” jelas Shinta.

Baca Juga  PDNS Diserang Siber, Wamenkominfo: Pemulihan Dilakukan Secepatnya

Adapun susunan lengkap pengurus APINDO 2023-2028 adalah sebagai berikut:

  • Ketua Umum: Shinta W. Kamdani.
  • Wakil Ketua Umum: Sanny Iskandar, Eddy Hussy, dan Franky Sibarani.
  • Sekretaris Umum: Aloysius Budi Santoso.
  • Bendahara Umum: Soegianto Nagaria.
  • Ketua Organisasi: Anthony Hilman.
  • Ketua Bidang Ketenagakerjaan: Bob Aza.
  • Ketua Bidang Investasi: Pandu Sjahrir.
  • Ketua Bidang Kebijakan Publik: Sutrisno Iwantono.
  • Ketua Bidang Industri Manufaktur: Bobby Gafur Umar.
  • Ketua Bidang UMKM: Ronald Walla.
  • Ketua Bidang Hubungan Internasional: Catharina Widjaja.
  • Ketua Bidang Perdagangan: Anne Patricia Sutanto.
  • Ketua Bidang Infrastruktur: Denon Prawiraatmadja.
  • Ketua Bidang Pehubungan dan Logitik: Carmelia Hartoto.
  • Ketua Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi: Haryanto Adikoesoemo.
  • Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Maulana Yusran.
  • Ketua Bidang Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan: Arif Rahmat.
  • Ketua Bidang Industri Perikanan dan Peternakan: Hendra Sugandhi.
  • Ketua Bidang ESDM: Eka Satria.
  • Ketua Bidang Industri Kesehatan: Irawati Setiady.
  • Ketua Bidang Industri Perbankan dan Jasa Keuangan: Tigor M. Siahaan.
  • Ketua Bidang Digital: Neneng Goenadi.
  • Ketua Bidang Pembangunan Keberlanjutan/SDGs: Axton Salim.
  • Ketua Industri Pendidikan dan Keterampilan/Pelatihan: Arini Subianto.
  • Ketua Hubungan Antarlembaga: Sarman Simanjorang.
Baca Juga  Airlangga Ungkap 3 Bukti Fundamental Perekonomian Indonesia Masih Terjaga

Turut hadir dalam acara pengukuhan ini, antara lain, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *