in ,

KPP PMA Satu Sosialisasi SPT Tahunan WP UMKM

KPP PMA Satu Sosialisasi SPT Tahunan WP UMKM
FOTO: IST

KPP PMA Satu Sosialisasi SPT Tahunan WP UMKM

Pajak.com, Jakarta – Untuk memberikan sosialisasi penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan kepada Wajib Pajak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) Satu  mengundang para pelaku UMKM.  Acara sosialisasi juga diramaikan dengan pameran produk UMKM di lingkungan KPP PMA Satu Kalibata, Jakarta.

Kepala Bidang Penyuluhan Pajak Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas (P2Humas) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus Henny Suatri Suardi mengungkapkan, pihaknya telah membina sejumlah UMKM yang ada di wilayahnya dalam bentuk pendampingan perpajakan, penyelenggaraan bazar UMKM, dan penyediaan sarana pengenalan produk di berbagai media.

“Pemberdayaan UMKM ini dilakukan untuk mendorong geliat ekonomi pascapandemi sekaligus mengampanyekan gerakan belanja produk lokal,” ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Pajak.com pada Kamis (09/03).

Baca Juga  Mengurai Masalah Kelembagaan Perpajakan Lewat Perspektif "System Thinking"

Ia menambahkan, sosialisasi perpajakan kolaboratif yang disiarkan lewat akun instagram @pajakpma1 tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan peserta sosialisasi, khususnya bagi para pelaku UMKM.

“Sebelumnya, kegiatan tersebut hanya menarik perhatian bagi Wajib Pajak secara umum saja, kini gelaran daring tersebut telah menjangkau pelaku UMKM dari berbagai komunitas,” tambahnya.

Salah satu UMKM yang turut berpartisipasi dalam sosialisasi perpajakan KPP PMA Satu tersebut adalah Makaroni Nampol milik Haryono dari MTH foods. Ia mengaku telah merasakan manfaat lebih dari sekadar mengenalkan produk usahanya saja. Lebih jauh, ia pun merasa beruntung karena mendapatkan wawasan perpajakan.

“Acaranya menarik, informatif, dan mudah dipahami. Kegiatan publikasi hari ini sungguh sangat bermanfaat,” ujar Haryono.

Baca Juga  Memahami Pajak atas Bunga Tabungan dan Cara Hitungnya

Selain MTH foods, ada juga pemilik usaha minuman tradisional Wedang Batavia 86 Yudie Gumelar juga menyampaikan apresiasi positif atas diadakannya sosialisasi perpajakan yang sekaligus melibatkan para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Ia mengatakan bahwa tidak hanya mendapat tempat promosi cuma-cuma, para UMKM juga menerima pencerahan terkait pengetahuan dan apa saja kewajiban pajak yang harus dilakukan.

“Sangat kaya informasi dan memberi solusi seputar perpajakan. Acara ini memberi ruang kolaborasi dan akses promosi bagi pelaku UKM,” jelas Yudie.

Sebagai informasi, perkembangan UMKM di Indonesia yang semakin meningkat setiap tahunnya memberikan angin segar bagi sektor perekonomian. Kebangkitan ini sejalan dengan peran UMKM sebagai penopang perekonomian negara. Selain itu, berdasarkan laporan dari Smesco, Indonesia berpotensi menjadi basis ekonomi yang kuat karena jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai 64,2 juta unit, dengan rincian usaha mikro sebanyak 63,4 juta unit, usaha kecil 783,1 ribu unit, dan usaha menengah 60,7 ribu unit. Bahkan, UMKM juga telah berkontribusi dalam menyerap 119,6 juta atau 96,92 persen dari total tenaga kerja di unit usaha Indonesia.

Baca Juga  Kanwil DJP Jakbar dan APH Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Perpajakan

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *