in ,

Masyarakat Timor Tengah Selatan Nabung Untuk Bayar Pajak

timor tengah selatan
FOTO : IST

Masyarakat Timor Tengah Selatan Nabung Untuk Bayar Pajak

Pajak merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap wajib pajak. Peran vitalnya sebagai penopang penerimaan negara mendorong setiap wajib pajak untuk patuh membayar pajak. Wajib pajak yang memiliki kesadaran yang tinggi akan berusaha melakukan berbagai cara agar bisa membayar pajak tepat waktu. Salah satu wilayah yang ada di Indonesia yaitu Timor Tengah Selatan, masyarakatnya memiliki cara unik dengan melestarikan kearifan lokal agar dapat membayar pajak tepat waktu.

Setiap kepala keluarga masyarakat Timor Tengah Selatan memiliki tabungan yang terbuat dari bambu kering yang digunakan sebagai tempat menyisihkan uang untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Tabungan tersebut akan dibuka ketika jadwal pembayaran pajak tiba. Cara unik tersebut diterapkan karena tidak semua perbankan berada di wilayah Timor Tengah Selatan.

Baca Juga  Pengurangan Sanksi Bagi Pelanggar Pajak di RUU HPP

Proses menabung hingga tabungan tersebut dibuka atau dibelah sangatlah unik. Kepala Badan Pendapatan Timor Tengah Selatan, Aba L. Anie menjelaskan bahwa sebelum mulai menabung, terlebih dahulu dilakukan pencanangan secara serentak di tiga puluh dua kecamatan. Kemudian tabungan tersebut tiap hari diisi dan ketika tiba waktunya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, tabungan bambu akan dibuka atau dibelah dan dihitung.

Ketika proses membelah bambu pun sangatlah unik, yaitu tidak dilakukan secara mandiri tetapi secara masal. Warga berkumpul di satu titik sebagai tuan rumah kemudian secara bersama-sama melakukan pembelahan tabungan bambu. Setelah pembelahan tabungan bambu secara masal, hasil tabungan akan dihitung oleh masing-masing pemilik tabungan bambu dan kemudian langsung membayar pajak kepada petugas yang turut hadir dalam proses tersebut.

Apabila hasil tabungannya melebihi jumlah pajak yang harus dibayar, pemerintah akan mengarahkan masyarakat untuk menabung ke bank terdekat. Cara menabung untuk membayar pajak yang dilakukan oleh masyarakat Timor Tengah Selatan merupakan inovasi yang sangat luar biasa yang telah diterapkan sejak 2019 lalu. Sebenarnya cara tersebut sudah diterapkan oleh para leluhur kemudian budaya tersebut sempat hilang dan dilupakan. Hingga akhirnya budaya tersebut dilestarikan kembali oleh pemerintah dan masyarakat setempat.  Meskipun menabung dengan cara tradisional, namun peran perbankan masih tetap dimanfaatkan jika hasil tabungan lebih, ungkap Aba L. Anie.

Baca Juga  Jokowi: Realisasi APBD, Dana Pemda Rp 278,83 T

Cara unik tersebut memberikan dampak positif yang dapat menjadi contoh masyarakat di wilayah lainnya. Berkat cara itu, penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan terus membaik setiap tahunnya. Bahkan, ketika pandemi Covid-19 melanda, masyarakat tetap membayar pajak dan pendapatan pemerintah melebihi target.

Sebagai bentuk motivasi dan apresiasi menabung, pemerintah Timor Tengah Selatan sering memberi hadiah bagi masyarakat yang hasil tabungannya lebih banyak. Selain untuk mengoptimalkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan, cara unik ini sangatlah ramah lingkungan karena menggunakan bambu sebagai tempat menabung. Di samping itu juga dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk menabung dengan cara tetap melestarikan kearifan lokal.

Dari cara unik yang dilakukan oleh masyarakat Timor Tengah Selatan, dapat memberikan pembelajaran yang berharga bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi warga negara yang patuh pada pajak. Hal terpenting ialah kesadaran yang harus ditumbuhkan dalam diri masing-masing wajib pajak. Karena dengan kesadaran yang tinggi akan mengarahkan wajib pajak dengan sendirinya untuk membayar pajak.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *