in ,

BPDLH Akan Kelola Dana 836 Juta Dollar AS

Ketiga, Bank Dunia melalui program Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) dengan nilai komitmen 110 juta dollar AS yang akan diberikan beberapa tahap, yakni pada 2021, 2023, dan 2025. Dana itu khusus untuk program kehutanan di Kalimantan Timur. Pemberian dana dilatarbelakangi oleh kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menerapkan kebijakan pengurangan emisi gas buang.

Selain itu, Djoko mengatakan, Bank Dunia juga memberikan dana sebesar 2 juta dollar AS untuk mengembangkan kapasitas BPDLH dalam melaksanakan tugas.

Keempat, BioCarbon Fund dengan nilai komitmen 60 juta dollar AS yang dikhususkan untuk Provinsi Jambi dan dicairkan mulai 2023 sampai 2025. Pencairan dana juga tergantung oleh pada kinerja Pemerintah Provinsi Jambi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Baca Juga  Tingkatkan Penggunaan EBT Melalui PLTA Rajamandala

Kelima, Ford Foundation turut memberikan dana sebesar 1 juta dollar AS. Namun, dana ini masih dalam tahap negosiasi.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *