in ,

KemenkopUKM Dorong Peran Ekonomi Kreatif Bali

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah menyadarkan Pemerintah Provinsi Bali terlalu bergantung pada pariwisata. Dia pun merasa beruntung bahwa Bali masih memiliki UMKM yang menjadi bantalan bagi perekonomian daerah, walaupun belum berkembang sesuai harapan.

“Padahal gagasan, kreativitas, dan digital juga mumpuni. Tapi keberanian UMKM untuk mencoba hal baru harus ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus Staf Khusus Menkop UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Tb Fiki Satari menjelaskan bahwa saat ini merupakan saat yang tepat bagi pelaku ekonomi kreatif unjuk gigi.

“Ini saatnya pelaku kreatif untuk keluar sarang, keluar wilayah mereka untuk bersinergi. Kita dorong kolaborasi di enam sektor untuk mendorong perekonomian Bali, yaitu akademisi, sektor bisnis, pemerintah, komunitas, media, dan agregator platform. Enam sektor ini akan menjadi ekosistem yang tepat bagi pertumbuhan ekonomi Bali,” sebut Fiki.

Baca Juga  Wamendag: Pedagang Aset Kripto Akan Terus Bertambah

Tidak hanya itu saja, Fiki juga melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU dengan Kabupaten Jembrana, Kabupaten Klungkung, dan STMIK Primakara sebagai komitmen dari ICCN untuk membantu pemulihan ekonomi Bali melalui pengembangan ekonomi kreatif.

“Saya sependapat dengan Pak Menteri, dengan pengembangan ekonomi kreatif kita percaya bahwa bukan lagi dunia yang mengunjungi Bali, tapi Bali yang mengunjungi dunia,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0