in ,

Bioskop Boleh Buka pada Perpanjangan PPKM Jawa-Bali

Selanjutnya, kebijakan ganjil dan genap akan diberlakukan di tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 WIB sampai Minggu pukul 18.00 WIB. Hal itu dilakukan untuk mengurangi jumlah kendaraan agar tidak terjadi kerumunan di tempat wisata.

“Di beberapa wilayah terjadi peningkatan mobilitas yang cukup masif. Utamanya terjadi di beberapa wisata, seperti Pantai Pangandaran. Hal tersebut diperparah karena lemahnya protokol kesehatan yang diterapkan. Okupansi hotel di kawasan wisata Pangandaran yang mendekati penuh. Hal ini bertentangan dengan ketentuan yang mengatur terkait kapasitas hotel yang diperbolehkan,” ungkap Luhut.

Sekali lagi, ia mengingatkan, lengahnya penerapan prokes sangat berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya dari COVID-19. Dengan demikian, Luhut meminta masyarakat tidak menyambut momentum penurunan kasus COVID-19 dengan euforia berlebihan. Ingat, dunia, termasuk Indonesia masih menghadapi ancaman gelombang COVID-19 dengan munculnya varian baru.

Baca Juga  Tiga Fenomena Global yang Dihadapi Negara di Dunia

“Jadi PPKM ini adalah alat kita untuk memonitor. Karena kalau dilepas, tidak dikendalikan terus, bisa nanti ada gelombang berikutnya. Kita sudah lihat pengalaman di banyak negara. Jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara,” kata Luhut.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0