in ,

Pelayanan Pajak Semakin Nyaman Lewat Tax Room Juara

Pelayanan Pajak Semakin Nyaman
FOTO: Bapenda Tangerang

Pelayanan Pajak Semakin Nyaman Lewat Tax Room Juara

Pajak.com, Tangerang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang mempunyai Tax Room Juara yang diluncurkan sejak tahun 2022. Lewat Tax Room Juara, pelayanan pajak semakin nyaman karena dilakukan dalam satu pintu.

Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa menuturkan, Tax Room Juara merupakan ruang basis data pajak Kota Tangerang, meliputi dashboard data, informasi terkait Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang yang berbasis goespasial.

“Lewat ruangan ini kebutuhan monitoring secara internal dapat dilakukan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kiki dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com (21/2).

Ia menjelaskan, dashboard Tax Room Juara juga memiliki layanan help desk yang otomatis terhubung dengan WhatsApp dan aplikasi Laksa yang siap menjawab pertanyaan masyarakat, khususnya Wajib Pajak.

Baca Juga  4 Sektor Dominan Penyumbang Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jakut Sebesar Rp 8,35 T

“Selain itu, secara internal lewat data yang tersaji dapat menetapkan target. Karena, Tax Room Juara menyajikan data PAD secara real time, hubungan dan pengaruh rencana tata ruang wilayah, kepemilikan tanah BPN (Badan Pertanahan Nasional) hingga zona nilai tanah terhadap kebijakan dan pengurangan PBB-P2 dan PAD Kota Tangerang. Data PBB-P2 menyajikan data setiap NOP (Nomor Objek Pajak) secara rinci, baik luas tanah, bangunan, alamat dan lain sebagainya,” ujar Kiki.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah mengembangkan fitur pembayaran pajak pada aplikasi Tangerang LIVE. Lewat aplikasi ini masyarakat dapat membayar PBB-P2 atau BPHTB secara mudah, salah satunya melalui quick response code Indonesian standard (QRIS).

Baca Juga  Mengenal Tobin Tax: Definisi, Tujuan, dan Tantangan Penerapannya

“Layanan perpajakan yang bisa didapatkan melalui aplikasi Tangerang LIVE, antara lain Wajib Pajak dapat secara mandiri mencetak e-SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) PBB-P2, mengecek tagihan PBB-P2, melakukan pembayaran PBB-P2, dan mengetahui status pelayanan PBB-P2 yang sudah diajukan. Aplikasi Tangerang LIVE dapat dengan mudah diunduh melalui Google Play Store,” ungkap Kiki.

Pemkot Tangerang optimistis penerimaan PBB-P2 dan BPHTB mampu mencapai target sebesar Rp 1.310.000.000.000. Target ini mengalami kenaikan dari target tahun sebelumnya yanga senilai Rp 1.175.000.000.000.

Aplikasi Tangerang LIVE yang dibangun sejak tahun 2016 ini terus dikembangkan dengan berbagai keunggulan lainnya, seperti layanan informasi, darurat, pengaduan, perizinan, kesehatan, pariwisata, islami, pendidikan, kesejahteraan rakyat, lingkungan, antrean, kependudukan, ketenagakerjaan, hingga layanan transportasi.

Ia pun berharap, sinergi antar instansi, baik lembaga pemerintah maupun stakeholder terkait, dengan pemungutan pajak daerah dan tidak lepas peran aktif masyarakat. Yakni, dukungan untuk menciptakan rasio kemandirian daerah yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Baca Juga  Kriteria Pemotong Pajak yang Wajib Lapor SPT Masa PPh 23/26 dalam Bentuk Dokumen Elektronik 

“Saya kira, tercapainya target pajak merupakan buah dari kerja sama yang baik dan dukungan masyarakat, terutama mereka para Wajib Pajak yang secara sukarela memenuhi kewajiban pajaknya,” pungkas Kiki.

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *