in ,

KEK Nongsa Batam Catatkan Nilai Investasi Rp 2,49 T

KEK Nongsa Batam Catatkan Nilai Investasi
FOTO: IST

KEK Nongsa Batam Catatkan Nilai Investasi Rp 2,49 T

Pajak.com, Batam – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Batam berhasil catatkan nilai investasi sebesar Rp 2,49 triliun pada Juni 2023. Angka tersebut merupakan akumulasi dari realisasi investasi dari Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa senilai Rp 751,8 miliar dan pelaku usaha sebesar Rp 1,74 triliun.

Sekilas mengulas, KEK Nongsa berada di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan diresmikan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2021. Letaknya yang dekat dengan Singapura membuat KEK Nongsa diproyeksi menjadi entry point bagi perusahaan informasi dan teknologi (IT) skala internasional. Tidak hanya menarik perhatian investor di bidang IT, KEK Nongsa juga diharapkan mampu menarik perhatian investor dan wisatawan luar negeri maupun domestik karena adanya kegiatan pendukung berupa pariwisata, seperti hunian sinematik, villa residential, restoran, serta area komersial dan entertainment.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi menuturkan, KEK Nongsa terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sepanjang Januari hingga Juni 2023, KEK Nongsa dapat menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja.

Baca Juga  Jenis dan Daya Tarik “Family Office” di Hong Kong

“Berdasarkan laporan PT Taman Resor Internet selaku BUPP KEK Nongsa pada bulan Juli 2023, penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang berinventasi di kawasan,” ungkap Rudi dalam keterangan tertulis, dikutip Pajak.com, (26/7).

Ia menyebut, sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, KEK Nongsa harus mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

“BP Batam berkomitmen untuk mendukung pengembangan KEK Nongsa dengan mempersiapkan infrastruktur pendukung yang ada, termasuk dalam mempercepat dan memberikan kemudahan perizinan,” ujar Rudi.

Secara simultan, BP Batam juga berkomitmen untuk mendorong percepatan nilai investasi di KEK Nongsa. Mengingat, PT Taman Resor Internet juga telah berhasil menggaet investor internasional, mulai dari Apple, International Business Machines (IBN) Corporation, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

Baca Juga  Mengintip Penerapan “Family Office” di Singapura

Adapun saat ini terdapat tiga perusahaan data center di KEK Nongsa, antara lain Data Center Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahap 1, yang direncanakan akan beroperasi secara komersial pada tahun 2024. Kemudian Data Center Global Data Solution (GDS) milik perusahaan Republik Rakyat Tiongkok dan Data Center First Nongsa One milik perusahaan Singapura.

“Mari bersama kita dukung perwujudan Kota Batam sebagai digital bridge, khususnya antara Indonesia-Singapura. Dengan peningkatan investasi di Batam juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi,” pungkas Rudi.

Pada awal tahun 2023 lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim dan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Nadia Burger ke KEK Nongsa. Airlangga berharap, KEK Nongsa menjadi jembatan bagi Indonesia menuju digital connectivity.

KEK Nongsa berpotensi menarik investor, mengingat telah tersedianya studio animasi dan studio alam di Kawasan Nongsa Digital Park. Infinite Studios Batam diharapkan dapat berperan besar dalam pengembangan industri film, baik di Indonesia dan mancanegara, sehingga akan semakin banyak investor yang tertarik. Studio terbesar di Asia Tenggara ini terbagi menjadi studio film dan studio animasi,” kata Airlangga.

Baca Juga  “Holding Company”: Apa Itu, Manfaat, Ciri Khas, Jenis, dan Contoh
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *