in ,

Realisasi Program PEN 2021 Capai 43 Persen

Realisasi Program PEN 2021 Capai 43 Persen
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengungkapkan, realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sampai dengan 13 Agustus 2021 mencapai Rp 320,35 triliun atau 43 persen dari pagu Rp 744,77 triliun.

“Kita melakukan adjustment yang cukup kuat kemarin di awal Juli khususnya saat menghadapi PPKM level 4 dan level 3 di banyak daerah khususnya di Jawa dan Bali,” ungkapnya dalam diskusi daring, Rabu (18/08).

Ia menjelaskan, realisasi anggaran program PEN bidang kesehatan mencapai Rp 76,64 triliun atau 34,7 persen dari pagu. Menurutnya, realisasi sebesar ini menunjukkan adanya mix signal, namun di satu sisi ini juga menunjukkan kesiapan APBN untuk mengantisipasi segala ketidakpastian yang masih akan terus terjadi di bidang kesehatan.

Baca Juga  Sinergi TaniHub, Bank Dunia, dan Microsoft untuk Pertanian

Anggaran bidang kesehatan ini dimanfaatkan untuk diagnostic testing dan tracing serta therapeutic biaya perawatan 426,94 ribu pasien, insentif nakes, santunan kematian, serta pengadaan obat dan APD. Selain itu juga untuk pengadaan 81,42 juta dosis vaksin, bantuan iuran JKN untuk 19,15 juta orang, dan insentif perpajakan kesehatan termasuk PPN dan bea masuk vaksin.

Untuk bidang perlindungan sosial (perlinsos), realisasi anggarannya mencapai Rp 97,18 triliun atau 52,1 persen dari pagu Rp 186,64 triliun. Manfaat dari penggunaan anggaran perlinsos ini diantaranya PKH untuk 9,9 juta KPM, kartu sembako untuk 16 juta KPM, BST untuk 10 juta KPM dan BLT desa untuk 5,5 juta KPM, kartu pra kerja untuk 2,82 juta orang, bantuan kuota internet untuk 35,95 juta penerima, subsidi listrik untuk 32,6 juta penerima, dan bantuan subsidi upah (BSU) untuk 948 ribu penerima.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0