in ,

Menkeu Bertemu Google, Kerja Sama Infrastruktur Digital

Menkeu Bertemu Google
FOTO: KLI Kemenkeu

Menkeu Bertemu Google, Kerja Sama Infrastruktur Digital

Pajak.com, Amerika Serikat – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Vice President of Global Government Affairs and Public Policy Google Karan Bathia di Washinton DC, Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, Indonesia perkuat kerja sama dengan Google dalam hal peningkatan infrastruktur digital.

“Dalam kesempatan ini kami memperkenalkan bahwa Indonesia mempunyai banyak perusahaan kecil dan menengah. Hanya saja tingkat literasi digital dan familirisasinya masih rendah sehingga perlu untuk ditingkatkan. Digitalisasi yang kian berkembang pesat membuat pekerjaan terkait digital saat ini menjadi lebih menarik. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya para youtuber dan content creator baru yang terus hadir, karena creative industry kini sangat menjanjikan,” jelas Sri Mulyani dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com (18/10).

Menurutnya, Pemerintah Indonesia harus memikirkan bagaimana cara membangun infrastruktur digital sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Untuk itu, Indonesia fokus berinvestasi untuk membangun infrastruktur digital, terutama di remote area demi meningkatkan konektivitas.

Baca Juga  Harga Bapok Dijamin Stabil Selama Ramadan

Indonesia juga memiliki dana pendidikan yang bisa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan ekonomi kreatif, tentunya dengan melibatkan pemerintah daerah dan pihak swasta dalam pelaksanaannya.

“Terhadap hal ini, Google telah turut berperan dan bekerja sama dengan Indonesia. Diantaranya, melalui pembangunan jaringan kabel, program peningkatan kapasitas dengan membangun program digital service certificate untuk peningkatan digital skill, program yang baru diluncurkan tahun ini namun sudah melibatkan sekitar 20 ribu orang. Serta program academy educreator yang mengajarkan bagaimana YouTube digunakan untuk pendidikan (edukasi). Program ini menarik banyak peminat dari Indonesia dan dapat lebih dikembangkan untuk reskilling bagi masyarakat Indonesia,” jelas Sri Mulyani.

Belum lama ini, lewat program Google Career Certificates, Google Indonesia memberikan 5.500 beasiswa bagi peserta pelatihan, terdiri dari siswa, mahasiswa maupun umum. Google Career Certificates merupakan program sertifikasi profesional yang dirancang dan dibangun oleh pakar materi pelajaran dan praktisi senior di Google.

Setiap program sertifikat profesional telah dibuat secara komprehensif demi membekali pelajar dengan pengetahuan teoritis, praktis, serta keterampilan pemecahan masalah kehidupan nyata agar berhasil dalam pekerjaan tingkat awal.

Baca Juga  Bioaditif Minyak Atsiri Dukung Substitusi Impor BBM

Kerja sama itu dilakukan oleh Google Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) lewat program Pengembangan Talenta Digital Kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno mengatakan, Program Pengembangan Talenta Digital Kreatif ini merupakan kelanjutan dari Baparekraf Developer Day (BDD) dan Baparekraf Digital Talent (BDT) yang berhasil diadakan pada 2016-2021 lalu. Program ini memfasilitasi puluhan ribu pengembang aplikasi dan solusi digital.

“Program tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan talenta Indonesia, sebagai upaya mengaktifkan kembali perekonomian di sektor digital dan kreatif. Untuk fase kedua ini kami menggandeng Google Indonesia yang memiliki praktisi ahli pada bidang teknologi dan kami yakin mampu menginspirasi dan mendorong para peserta untuk membuktikan potensi mereka yang luar biasa,” jelas Sandiaga, (8/10).

Pada kesempatan yang sama, Country Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, kebanggaanya dapat bermitra dengan Kemenparekraf/Baparekraf karena memiliki kesamaan misi, yakni meningkatkan beragam potensi kreatif terutama terkait teknologi.

Baca Juga  Perba Baru untuk Perkuat Industri Kripto

“Sebanyak 5.500 beasiswa yang kami berikan ke Kemenparekraf, meliputi 3.000 beasiswa Google Career Certificates untuk sertifikat IT Support dan sertifikat Analisis Data, 1.250 beasiswa Android Developer Dasar, dan 1.250 beasiswa Machine Learning Dasar.

Pelatihan dimulai pada 7 Oktober 2022 hingga 12 Desember 2022. Peserta program akan diberikan materi kursus, tutorial, latihan, pembelajaran berbasis proyek berstandar global, serta dukungan dari mentor, fasilitator, dan forum diskusi on-line,” urai Randy.

Sejak diperkenalkan pada Desember 2021, program Google Career Certificates telah memberikan ribuan beasiswa untuk mengasah kemampuan dan belajar ilmu Informasi dan Teknologi (IT). Secara bersamaan, Google juga menjalin kemitraan dengan Pemerintah Indonesia dengan menyalurkan pinjaman senilai 2 juta dollar AS untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) di pelbagai wilayah.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *