in ,

14 BUMN Bakal Melantai di Bursa Saham

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi sangat besar pengembangan energi geotermal (panas bumi) karena memiliki instock capacity yang cukup besar. Sehingga rencana IPO ini menjadi langkah yang tepat untuk mengantarkan Indonesia menjadi salah satu pemilik kapasitas geotermal terbesar di dunia.

“Ini nantinya memiliki sebuah cerita, visi dari pemerintah bahwa pengembangan energi ke depan diarahkan sesuai dengan arah dunia, transisi energi ke energi baru dan terbarukan,” urainya.

Sementara untuk IPO PT Dayamitra Telekomunikasi, unit infrastruktur milik PT Telkom Indonesia ini diproyeksikan dapat mengumpulkan dana hingga 1 miliar dollar AS atau setara Rp 14,6 triliun (kurs Rp14.600 per dollar AS). Jika hal itu terlaksana, IPO BUMN bisa menjadi penjualan saham pertama terbesar di Indonesia dalam lebih dari satu dekade.

Baca Juga  Zakat Fitrah: Besaran dan Cara Bayar Lewat Aplikasi BCA

12 BUMN lainnya yang akan bertahap melakukan IPO dan terbagi dalam enam klaster. Pertama, klaster energi ada PT Pertamina International Shipping (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (Persero), PT Pembangkit Listrik Tenaga Uap (Persero), PT Pertamina Hilir (Persero).

Kedua, klaster pertambangan, yakni PT Inalum Operating (Persero), PT MIND ID (Persero), PT Logam Mulia (Persero). Ketiga, klaster kesehatan, PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero) dan PT Bio Farma (Persero).

Keempat, klaster keuangan, PT EDC and Payment Gateway (Persero). Kelima, klaster pertanian, PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero). Keenam, klaster informasi teknologi, yakni PT Telkom Data Center (Persero).

Ditulis oleh

Baca Juga  Moody’s: Indonesia Negara Layak Tujuan Investasi

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *