in ,

Telkom Dirikan “Startup” Bidang Kesehatan dan Pendidikan

Budi pun menjelaskan secara detail proses pendirian dua startup itu. Awalnya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melakukan penyertaan modal dalam bentuk uang kepada TED sebesar Rp 298,7 miliar. Selanjutnya, TED dan TMI mendirikan Fita Sehat Nusantara dengan melakukan penyertaan modal Rp 146,92 miliar. Kemudian, ada pula penyertaan modal dalam bentuk lain (inbreng) dari Telkomsel kepada TED.

“Selanjutnya, diteruskan dari TED kepada Fita sebesar Rp 148,6 miliar. Ini merupakan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ruky, Safrudin & Rekan berdasarkan Laporan Penilaian Bisnis Fita pada 29 November 2021. Berdasarkan komposisi pemegang sahamnya, Sebanyak 99,99 persen saham Fita Sehat Nusantara dimiliki oleh TED. Sisanya, TMI memiliki 0,004 persen saham,” jelas Budi.

Baca Juga  Program Inkubasi Startup Telkomsel, The NextDev 2021

Dalam kesempatan yang sama, TED dan TMI mendirikan Kuncie Pintar Nusantara dan melakukan penyertaan modal sebesar Rp 162,27 miliar. Terdapat pula penyertaan modal dalam bentuk inbreng saham dari Telkomsel kepada TED. Kemudian, diteruskan dari TED kepada Kuncie Pintar Nusantara senilai Rp 169,3 miliar.

“Berdasarkan komposisinya, saham Kuncie Pintar Nusantara dimiliki oleh TED sebanyak 99,99 persen, sedangkan TMI memiliki 0,003 persen saham perusahaan. Ini merupakan transaksi afiliasi. Pasalnya, Telkomsel merupakan anak perusahaan yang dikendalikan langsung oleh Telkom dengan kepemilikan 65 persen. Sedangkan TED dan TMI merupakan anak perusahaan yang dikendalikan langsung oleh Telkomsel dengan kepemilikan lebih dari 99 persen,” jelas Budi.

Baca Juga  Kemenperin Dukung Pengembangan Teknologi IKM

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *