in ,

KPP Pratama Pondok Gede Apresiasi 100 Wajib Pajak Patuh dan Berkontribusi Besar

KPP Pratama Pondok Gede Apresiasi 100 Wajib Pajak Patuh
FOTO: Aprilia Hariani/Video:Nathanael Mellionardo

KPP Pratama Pondok Gede Apresiasi 100 Wajib Pajak Patuh dan Berkontribusi Besar

Pajak.com, Bekasi – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pondok Gede memberikan apresiasi kepada 100 Wajib Pajak patuh dan berkontribusi besar terhadap penerimaan tahun 2023. Apresiasi dilakukan dalam bentuk pemberian penghargaan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat III (Kanwil DJP Jabar III) Romadhaniah (Nia) dan Kepala KPP Pratama Pondok Gede Faisal Fatahillah, di Rumah Perubahan, Kota Bekasi.

Kepada Pajak.comNia mengungkapkan, acara ini juga digelar sebagai momen untuk menghimpun aspirasi dari Wajib Pajak demi peningkatan kualitas pelayanan di unit vertikal Kanwil DJP Jabar III, khususnya di KPP Pratama Pondok Gede.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi kontribusi Wajib Pajak, maka dengan ini kami juga ingin mendengar secara langsung masukan dari Wajib Pajak, kami ingin memperbaiki apa yang kurang, sehingga Wajib Pajak tidak lagi takut kepada petugas pajak dan kepatuhan kita akan lebih meningkat lagi,” ungkap Nia, (22/2).

Ia memastikan, Kanwil DJP Jabar III beserta unit vertikalnya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak. Nia meyakini pelayanan yang prima akan berkorelasi dengan tercapainya target penerimaan pajak. Kanwil DJP Jabar III mencatatkan realisasi penerimaan pajak tahun 2023 sebesar Rp 29,317 triliun atau 102,60 persen. Sementara target penerimaan pajak tahun 2024 meningkat menjadi Rp 32,125 triliun.

“Kami mengalami peningkatan (target) sekitar Rp 3,94 triliun (di tahun 2024). Strategi utama untuk mencapai taget kami akan mengikuti program Kantor Pusat DJP. Di sisi lain, kita juga mengawinkan data makro dengan pertumbuhan per sektor yang ada di wilayah masing-masing, ada Bekasi, Bogor, dan Depok. Contoh, sektor perdagangan, industri pengolahan, sektor pemerintahan sedang tumbuh, maka kita akan menganalisis penerimaan pajaknya. Kalau masih di bawah (pertumbuhan penerimaan pajaknya), maka berarti masih ada gap. Kita fokus gali di situ,” ungkap Nia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Faisal. Strategi yang dilakukan KPP Pratama Pondok Gede dalam meraih target penerimaan pajak tahun 2023 sebesar Rp 1,032 triliun atau 102,34 persen adalah menganalisis histori pertumbuhan sektor-sektor yang tumbuh. Secara simultan, pelayanan prima KPP Pratama Pondok Gede pelayanan kepada Wajib Pajak menjadi kunci tercapainya target penerimaan.

Baca Juga  Syarat dan Prosedur Ajukan Permohonan Penghentian Penyidikan Pajak 

“Dalam acara ini saya mengundang para pimpinan perusahaan agar bisa ngobrol apa yang kurang bagus agar kita bisa melayani Wajib Pajak dengan baik. Kami ingin semua Wajib Pajak sama-sama maju, bertumbuh bisnisnya, dan berkontribusi pada negara melalui kepatuhan pembayaran pajak,” ujar Faisal.

Salah satu Wajib Pajak penerima penghargaan adalah Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sekaligus praktisi bisnis Rhenald Kasali. Ia percaya bahwa semua Wajib Pajak ingin negara jauh lebih baik dengan mematuhi kewajibannya.

“Semua kewajiban perpajakan harus kita penuhi. Di sisi lain, kita ingin teman-teman di kantor pajak bisa mempercayai apa yang sudah kami laporkan. Kita harapkan petugas pajak bisa berteman baik dengan kita. Karena kalau kita diperiksa, pahit rasanya, terutama bagi kita yang sudah berjuang membayar pajak dengan baik. Mudah-mudahan bisnis bapak dan ibu bisa semakin bertumbuh dan beradaptasi dalam perubahan. Kami berterima kasih atas apresiasi yang dilakukan teman-teman KPP Pratama Pondok Gede, kita juga bangga dengan pencapaian penerimaan pajak yang semakin baik,” ungkap Rhenald.

Harapan seirama juga diungkapkan oleh Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPR) Hinca Pandjaitan. Ia berharap DJP dapat menjadi mitra Wajib Pajak dalam meningkatkan kepatuhan maupun target penerimaan pajak demi pembangunan negara. 

Baca Juga  Cara Mudah Lacak Barang Kiriman Melalui Bea Cukai

“Wajib Pajak itu ibarat ayam bertelur emas. Maka, pastikan ayam itu sehat, karena kalau sakit akan menganggu telur emasnya. Jangan biarkan ayam tidak sehat. Kami meyakini DJP sebagai dapur utama negara, tanpa dapur yang ngebul, negara tidak bisa memasak hidangan yang sehat untuk rakyat, memberi kesejahteraan untuk rakyat. Kami juga berharap petugas pajak melayani dengan senyum, kita semua saling respect,” pungkas Hinca. 

Beberapa diantaranya Wajib Pajak yang hadir untuk menerima apresiasi dari KPP Pratama Pondok Gede adalah sebagai berikut: 

  • Petirindo Jaya Abadi;
  • Padma Soode Indonesia;
  • Mensana Aneka Properti;
  • Gandasari Jaya Tirta;
  • Trijaya Golden Steel;
  • Karya Amanah Konstruksi;
  • Arshaka Risky Syidadan;
  • Matahari Graha Fantasi;
  • Heksatamaprima;
  • Adhitama Surya Abadi Express;
  • Dreko Marina Sistem;
  • Tinata Sukses Mandiri;
  • Servium Glory Agro;
  • Baja Gemilang Semesta;
  • Zeni Esa Kreasi;
  • Ekamita Arahtegar;
  • Mitra Prima Selaras;
  • Berkat Karya Anugerah Sempurna;
  • Artha Optima;
  • Suri Nusantara Jaya;
  • Afify Jauhari;
  • Logam Mandiri Utama Nusantara;
  • Gunung Sagara Buana;
  • Aksara Karya Konsultan;
  • Kharisma Dian Mandiri;
  • Gema Tabaya Amanat;
  • Samulos Rambuti Makmur;
  • Fastrata Buana;
  • Anindyatrans;
  • Deheus Nutrisi Indonesia;
  • Mega Cipta Bangsa;
  • Bambang Widjanarko;
  • Jocky Fernando;
  • Cakra Instrumindo Utama;
  • Wahana Agfa Kreasi;
  • Jahaplast Sejahtera Tehnik;
  • Amaliah Husada Cibubur;
  • Berkat Maksimal Ikhtiar;
  • Naga Swalayan;
  • Berkah Batu Agung;
  • Satu Arah Production
  • Tardigrada Plastik Indonesia;
  • Petro Lancar Sakti;
  • A.W. Faber-Castell Indonesia;
  • Toll Square Jakarta;
  • Berkah Prima Integrasi;
  • Bank Tabungan Negara;
  • Jigsaw Kreasi Tama;
  • Bumi Arta Sedayu;
  • Bank Mandiri (Persero);
  • Parama Data Unit;
  • Fast Food Indonesia Tbk;
  • Wilkar Dwi Arsa;
  • Karya Makmur;
  • Amaranta Kreasi;
  • Beling Abdi Indonesia;
  • Aver Asia;
  • Deka Sari Perkasa;
  • Triqueens Steel Indonesia;
  • Karya Perdana Engineering;
  • Cendekia Muda Berkarya;
  • Surya Bintang Cemerlang;
  • Anugrah Antariksa Sejati;
  • Nur Azizah;
  • Atrhaya Wiranata Teknologi;
  • Arlindo Grafimedia;
  • Multiteknik Mitra Persada;
  • Obormas Mitra Elektrindo;
  • Salmart Retailindo Internasional;
  • Simpan Pinjam Anugrah Mega Mandiri;
  • Tuas Solusi Karya;
  • Vicktori Era Administrasi;
  • Yuti Pratama Sukses;
  • Perusahaan Listrik Negara (Persero);
  • Adira Dinamika Multi Finance Tbk;
  • Budi Wiweko;
  • Rhenald Kasali;
  • Sinar Abadi Globalindo; dan
  • Bank Rakyat Indonesia (Persero); 
Baca Juga  Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Rp 23,04 T per Maret 2024

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *