in ,

Pemerintah Perluas Pasar Produk UMK Binaan BUMN

Erick menambahkan bahwa saat ini terdapat 10.100 UMKM yang bergabung dalam PaDi UMKM dengan total nilai transaksi mencapai Rp 10,4 triliun sampai dengan 31 Agustus 2021.

“Ini membuktikan BUMN yang tadinya memiliki tender tertutup sekarang terbuka untuk para sahabat UMKM. Apalagi dengan adanya sertifikasi ini yang lebih memastikan bahwa UMKM sudah sesuai standar dan produk-produknya juga TKDN,” tambahnya.

Selain itu, Erick berpendapat bahwa kolaborasi dua kementerian ini juga akan memberikan pengaruh positif bagi para nasabah PNM Mekaar yang kini berjumlah 10,8 juta nasabah. Menurutnya, bantuan Kemenperin dan BUMN dapat mendukung PNM Mekaar untuk menjadi bagian dari ekosistem pengadaan digital.

“Dengan bantuan Kemenperin ini akan ada semangat baru bagi ibu-ibu (PNM Mekaar) untuk menjadi bagian dari sebuah ekosistem yang dapat dikembangkan bersama-sama. Karena itu, terima kasih kepada BUMN yang bekerja dan men-support transformasi sesuai yang diharapkan dari adanya procurement (pengadaan) yang kita lakukan,” jelasnya.

Baca Juga  Pemerintah dan WRI Indonesia Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Nikel

Sementara itu, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, terdapat potensi yang sangat besar terhadap belanja barang dan jasa produk-produk dalam negeri melalui BUMN. Hal ini yang menginisiasi Kemenperin untuk menandatangani MoU dengan KemenBUMN.

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *