in ,

Bappenas Tetapkan Pendanaan SDGs Capai Rp 67 Ribu T

Di kesempatan yang sama, Wakil Presiden (Wapres) sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Nasional Pelaksanaan Pencapaian SDGs Indonesia Ma’ruf Amin mengatakan, percepatan pencapaian SDGs memang membutuhkan pendanaan yang besar. Bahkan, sebelum pandemi, celah pembiayaan SDGs sudah cukup lebar.

“Kenyataan ini menunjukkan pentingnya inovasi pembiayaan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, baik di tingkat global, nasional, daerah, hingga tingkat desa untuk menutup celah pembiayaan. Aspek pembiayaan ini menjadi kunci, mengingat kesiapan dan respons setiap negara berbeda, khususnya antara negara maju dan negara berkembang. Untuk itu, masing-masing pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan harus dilakukan secara terukur dan terarah serta disesuaikan dengan konteks Indonesia,” jelas Ma’ruf Amin.

Baca Juga  Jokowi: Enam Fokus Kebijakan Utama APBN 2022

Dengan demikian, ia meminta kepada kementerian/lembaga bersama pemangku kepentingan lain dapat terus bersinergi untuk menyelaraskan koordinasi demi mencapai target SDGs.

“Waktu kita semakin pendek, terlambat bukanlah suatu pilihan karena terlalu besar krisis kemanusiaan yang akan kita tanggung dan pertaruhkan. Saya berharap Kementerian PPN/Bappenas dapat terus menyelaraskan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam pencapaian target SDGs,” kata Ma’ruf Amin.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *