in ,

DJP Imbau WP Badan Segera Lapor SPT

“Kami di kantor pusat terus menggugah kesadaran dan mengingatkan kewajiban pelaporan SPT Tahunan tersebut melalui channel-channel yang kami miliki seperti e-mail blasting, medsos, media elektronik, dan lainnya,” kata Neil.

Sejatinya, sejak akhir tahun 2020, otoritas masif mengajak Wajib Pajak (WP) badan untuk menyampaikan SPT Tahunan lebih awal sebelum 30 April. Selain lebih memberikan kenyamanan, WP juga akan terhindar dari denda. Sesuai dengan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang direvisi dalam UU Nomor 16 Tahun 2009 (UU KUP) menetapkan, besar denda terlambat lapor SPT Tahunan badan sebesar Rp 1 juta.

Otoritas berharap, WP badan dapat segera menyampaikan SPT tahunan sesuai aturan yang berlaku. Mengingat, pemerintah telah memberikan aneka insentif untuk dunia usaha di tengah pademi ini.

Baca Juga  Pemungut PPN PMSE, Capai Penerimaan Rp 2,38 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat, sebanyak 88.235 pengusaha telah mendapatkan insentif pajak penghasilan pasal (PPh) 21 sepanjang kuartal I 2021. Adapun nilai insentif pajak setara Rp 615,75 miliar. Pemerintah juga memberikan insentif PPh Pasal 22 impor kepada 14.877 WP atau setara Rp 2,53 triliun. Lalu, sebanyak 63.530 WP mendapatkan insentif PPh Pasal 25 dan 367 WP mendapatkan restitusi pajak bertambahan nilai (PPN).

Kemudian, WP badan juga sudah mendapatkan insentif PPh pasal 25. Adapun dana yang dikeluarkan pemerintah untuk memberikan insentif ini sebesar Rp 3,42 triliun. Ada pula insentif untuk 248.275 pelaku UMKM. Adapun dana yang dikeluarkan negara sebesar Rp 122,88 miliar.

Baca Juga  3 Daerah Selenggarakan Pemutihan Pajak di 2023

Jika ditotal, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 14,95 triliun untuk memberikan insentif kepada dunia usaha dengan realisasi sebesar 26 persen dari pagu yang disediakan Rp 56,72 triliun.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *