in ,

Otoritas Keuangan-IFEMC Bentuk NWGBR Sikapi LIBOR

Otoritas Keuangan-IFEMC Bentuk NWGBR Sikapi LIBOR
FOTO: IST

Pajak.comJakarta – Untuk menyikapi rencana penghentian penggunaan London Interbank Offered Rate (LIBOR) pada akhir 2021, otoritas keuangan dan Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) resmi membentuk National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR).

Otoritas keuangan tersebut meliputi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan IFEMC, pembentukan NWGBR juga bertujuan untuk melakukan upaya penguatan kredibilitas benchmark rate di pasar keuangan domestik.

Adapun LIBOR adalah rata-rata indikasi suku bunga pinjaman tanpa agunan antarbank yang dilaporkan oleh bank-bank besar dunia. Dan karena LIBOR merupakan benchmark rate yang umum digunakan di pasar keuangan global, proses transisi terkait rencana penghentian penggunaan LIBOR bagi kontrak keuangan sejak awal tahun 2022 perlu dipersiapkan dengan baik oleh seluruh pihak terkait.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Unit Syariah BTN Tumbuh 12,6 Persen

“Di samping itu, sejalan dengan agenda global benchmark reform, upaya penguatan benchmark rate di pasar keuangan domestik perlu dilakukan,” dikutip dari siaran pers bersama BI, OJK, Kemenkeu, LPS dan IFEMC yang diterima Pajak.com, pada Kamis (25/11).

Disebutkan bahwa NWGBR memiliki tiga fungsi utama. Pertama, memberikan informasi dan edukasi kepada pelaku pasar dalam mendukung proses kelancaran transisi LIBOR. Kedua, memberikan informasi bagi pelaku pasar mengenai agenda benchmark reform di pasar keuangan domestik.

Ketiga, memberikan rekomendasi alternative benchmark rate (ARR) di pasar keuangan domestik. Dalam melaksanakan fungsinya, NWGBR terdiri dari lima sub grup, yaitu IBOR Discontinuance, Alternative Reference Rate, Accounting and Tax, Regulation and Preparation, dan Communication and Public Education.

Baca Juga  Tokocrypto Luncurkan TokoMall untuk Wadah Kreator Lokal

“Sinergi antara otoritas keuangan dengan asosiasi pelaku pasar melalui pembentukan NWGBR diharapkan akan menghasilkan rekomendasi yang tepat dan komprehensif bagi pelaku pasar dalam menyikapi transisi LIBOR, sehingga dapat mendukung stabilitas sistem keuangan,” kata rilis tersebut.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0