in ,

IHSG Sepekan Naik 2,20 persen, Tembus Level 6.200

IHSG Sepekan Naik 2,20 persen, Tembus Level 6.200
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan mengalami kenaikan sebesar 2,20 persen ke level psikologis 6.200 atau lebih tepatnya 6.203,43. Namun, jika dilihat pada perdagangan terakhir (6/8), IHSG turun tipis sebesar 0,03 persen atau 1,99 poin. Lantas, sektor-sektor apa yang menguat dan melemah dalam sepekan?

Sekretaris Perusahaan Yulianto Aji Sadono mengungkapkan, nilai kapitalisasi pasar bursa dan IHSG selama sepekan mengalami kenaikan sebesar 3,42 persen menjadi sebesar Rp 7.481,273 triliun dari Rp 7.233,760 triliun dari pekan sebelumnya. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian bursa meningkat sebesar 16,63 persen menjadi Rp 15,054 triliun dari Rp 12,908 triliun.

Baca Juga  Jokowi Resmikan Smelter Nikel Milik GNI di Konawe

“Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 17,15 persen atau menjadi 1.673.495 transaksi dari 1.428.518 transaksi. Rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 41,71 persen menjadi 27,025 miliar saham dari 19,070 miliar saham,” urai Yulianto dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, pada Sabtu (7/8).

Pada Jumat (6/8), PT Bukalapak.com Tbk (kode saham: BUKA) resmi membuka lembaran sejarah baru bagi pasar modal Indonesia. BUKA tercatat di BEI sebagai perusahaan start-up teknologi unicorn pertama di tanah air. BUKA tercatat di papan pengembangan BEI sebagai perusahaan bergerak pada sektor teknologi dengan sub-sektor software and IT services. Adapun industri dan sub-industri dari BUKA adalah on-line applications and services.

Aksi BUKA membuat sektor teknologi menjadi salah satu sektor yang menguat pada pekan ini, yakni sebesar 3,16 persen. Setelah itu, menyusul sektor perindustrian naik 1,02 persen, barang konsumsi primer menguat 0,43 persen, barang konsumsi nonprimer naik 0,40 persen. Dengan demikian, minggu ini hanya empat sektor yang menguat dari 11 indeks sektoral.

Baca Juga  Gubernur BI Sampaikan 3 Pesan di Laporan Tahunan 2021

Di sisi lain, ada tujuh indeks sektoral yang turun hingga akhir perdagangan minggu ini. Sektor keuangan mencatat penurunan paling dalam, yakni 0,86 persen. Kemudian, disusul sektor kesehatan melemah 0,52 persen, transportasi dan logistik turun 0,30 persen, properti dan real estate tergerus 0,16 persen, energi terkoreksi 0,09 persen, infrastruktur turun 0.04 persen, dan barang baku melemah 0,03 persen.

BEI mencatat, investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp 127,48 miliar. Saham-saham dengan penjualan bersih (net sell) terbesar adalah PT Bukalapak.com Tbk senilai Rp 279,8 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 124,1 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 44,7 miliar.

Baca Juga  Treasury Mendapatkan Izin Emas Digital Dari Bappebti

Sementara, saham-saham dengan pembelian bersih (net buy) terbesar adalah PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) senilai Rp 255,3 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 75,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 34,7 miliar.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0