in ,

PPKM Berlanjut, Tempat Permainan Anak di Mal Dibuka

Luhut mengatakan, kasus aktif nasional, khususnya di Jawa Bali terus menurun. Kasus aktif nasional tercatat sebesar 18 ribu, sementara di Jawa dan Bali kurang dari 7 ribu. Angka itu jauh menurun dibandingkan lebih dari 570 ribu kasus aktif pada puncak varian Delta pada Juli lalu. Bahkan, kondisi ini semakin membaik dengan tercapainya nol kematian akibat COVID-19 di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Bali per 17 Oktober 2021. Di provinsi lain, angka kematian harian pun berhasil ditekan di bawah lima orang per hari.

“Capaian ini kami yakin mampu dijaga seiring dengan capaian vaksinasi lansia, di Jawa-Bali yang meningkat tajam. Namun akselerasi masih perlu dilakukan karena vaksinasi di Jawa-Bali baru mencapai 43 persen,” kata Luhut.

Baca Juga  Jokowi Berharap Bandara Soedirman Tingkatkan Ekonomi

Perbaikan kasus COVID-19 juga terjadi di luar Jawa dan Bali. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini tidak ada daerah yang masuk kategori PPKM level 4.

Ia menyebutkan, ada 1 provinsi masuk level 3, yakni Kalimantan Utara; 23 provinsi di level 2;  dan 3 provinsi di level 1 yaitu, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepulauan Riau.

Selain itu, Airlangga mengatakan, penyuntikan vaksin booster akan dilakukan mulai awal 2022 atau menunggu vaksin utama mencapai target. Vaksin booster akan diberikan kepada seluruh masyarakat, baik peserta penerima bantuan iuran (PBI) maupun peserta non-PBI BPJS Kesehatan. Hal itu menurutnya merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga  Menparekraf Dukung Nasabah PNM Ciptakan Inovasi

Sebagai informasi, vaksin booster adalah vaksin tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan dan memastikan imun yang telah terbentuk pada dosis sebelumnya.

Vaksin itu akan memberikan perlindungan yang lebih optimal pada risiko masuknya patogen.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

194 Points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *