in ,

KemenkopUKM: Strategi Transformasi Koperasi Modern

KemenkopUKM: Strategi Transformasi Koperasi Modern
FOTO: IST

Pajak.Com, Jakarta – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengungkapkan, KemenkopUKM telah menetapkan empat strategi transformasi koperasi modern. Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas, jangkauan, inovasi koperasi, dan mewujudkan UMKM naik kelas serta modernisasi koperasi.

Strategi transformasi koperasi modern, yaitu: modernisasi koperasi, transformasi usaha informal ke formal, transformasi digital dan pemanfaatan teknologi usaha, serta transformasi ke dalam rantai nilai global,” ungkapnya dalam dalam webinar Hari Koperasi ke-74 Tahun 2021, “Menciptakan Ekosistem Koperasi Berbasis Anggota Menuju Koperasi Modern”.

Ia menambahkan, pemerintah merumuskan rencana pengembangan ekonomi Indonesia dalam lima tahun ke depan sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020-2024. “Khusus terkait koperasi, ditargetkan peningkatan kontribusi PDB koperasi terhadap PDB nasional sebesar 5,5 persen, dan pengembangan 500 koperasi modern pada tahun 2024,” tambahnya.

Baca Juga  Bioskop Boleh Buka pada Perpanjangan PPKM Jawa-Bali

Menurut Arif, untuk mewujudkan target di atas sekaligus rebranding koperasi sebagai entitas bisnis yang modern, kontributif, dan kompetitif, pihaknya menerapkan beberapa strategi pengembangan koperasi. Antara lain, pengembangan model bisnis koperasi melalui korporatisasi pangan, seperti pada komoditas pisang mas kirana dan cavendis di Lampung dan Aceh, serta kacang koro di Jawa Barat.

Selain itu, penguatan kelembagaan dan usaha anggota koperasi melalui strategi amalgamasi (spin off dan split off), seperti pengembangan grup koperasi yang integratif dipraktikkan pintu air di Provinsi NTT, dan melakukan diversifikasi usaha yang semula hanya koperasi kredit menjadi berbagai lini usaha seperti garam, holtikultura, ritel modern.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *