in ,

Jerman Mitra Dagang Terbesar Indonesia di Eropa

Jerman Mitra Dagang Terbesar Indonesia
FOTO: IST

Jerman Mitra Dagang Terbesar Indonesia di Eropa

Pajak.com, Jakarta – Indonesia dan Jerman telah menjalin hubungan diplomatik yang kuat sejak beberapa dekade lalu dan terwujud dalam kemitraan strategis yang komprehensif berbagai bidang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan mengungkapkan, Jerman adalah mitra dagang terbesar Indonesia di antara negara-negara Eropa lainnya. Pada 2021, total nilai perdagangan Jerman mencapai 6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 91,476 triliun.

“Pada tahun 2021, Jerman adalah mitra dagang terbesar Indonesia di antara negara-negara Eropa dengan total perdagangan mencapai 6 miliar dollar AS. Untuk periode 2015 hingga 2021, total investasi Jerman di Indonesia lebih dari 1 miliar dollar AS, dengan lebih dari 250 perusahaan Jerman yang beroperasi di Indonesia,” kata Airlangga yang hadir mewakili Pemerintah Indonesia dalam perayaan German Unity Day di Jakarta, dikutip Pajak.com, Jumat (7/10),

Baca Juga  Google Sediakan Beasiswa Kursus IT Senilai Rp 28,7 Miliar

Airlangga mengemukakan, tahun ini menandai tujuh dekade hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jerman. Hal ini sekaligus menyiratkan bahwa Jerman merupakan salah satu negara di dunia yang telah menjalin hubungan formal dengan Indonesia sejak awal masa kemerdekaan.

Ia pun menyampaikan bahwa perdagangan dan investasi merupakan aspek penting dalam hubungan bilateral Indonesia dan Jerman. Tidak hanya itu, Indonesia dan Jerman juga saling memberikan dukungan terhadap program pembangunan di masing-masing negara.

“Reformasi struktural yang dilakukan pemerintah melalui Undang-Undang Cipta Kerja juga ditujukan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik, termasuk bagi perusahaan Jerman untuk berinvestasi di Indonesia,” imbuhnya.

Ia meyakini, perdagangan dan investasi kedua negara akan semakin meningkat sekaligus saling menguntungkan dengan diberlakukannya Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IU-CEPA). Di sisi lain, Airlangga menyebut bahwa Indonesia dan Jerman pada saat yang sama juga meningkatkan upaya kolaboratif untuk mengembangkan teknologi bersih dan terbarukan, infrastruktur hijau, dan pembiayaan hijau.

Baca Juga  Wamenkeu: Energi Terbarukan untuk Kesejahteraan Rakyat

Komitmen ini salah satunya ditandai oleh kunjungan Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT G7 di Kastil Elmau yang terletak di wilayah Garmisch-Partenkierchen, Jerman, pada Juni lalu.

“Presidensi Indonesia dalam G20 bersamaan dengan momentum Presidensi Jerman dalam G7. Indonesia berharap tahun ini, kedua negara dapat menjadikan pertemuan G20 sebagai salah satu tonggak penting bagi hubungan antara Indonesia dan Jerman,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menceritakan kunjungannya saat menghadiri Hannover Messe dan bertemu dengan Menteri Ekonomi dan Iklim Jerman Robert Habeck pada April lalu. Selanjutnya, Airlangga juga menuturkan pertemuan dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier yang berkunjung ke Indonesia Industrial Digital Center 4.0 atau PIDI di Jakarta pada Juni 2022.

Baca Juga  Trilema Energi, Tingkatkan Efisiensi Pembangkit Listrik

Airlangga menggarisbawahi, dalam kedua pertemuan tersebut Indonesia dan Jerman membahas dan memperkuat kemitraan yang solid dalam mewujudkan industri 4.0.

“Tahun depan, Indonesia kembali menjadi official partner country Hannover Messe. Saya berharap momentum tersebut dapat memperluas dan memperdalam hubungan ekonomi Indonesia dan Jerman,” katanya.

Ia juga mengatakan, Indonesia sangat mengapresiasi peran aktif Jerman dan kerja sama yang terjalin selama ini sebagai mitra pembangunan ASEAN. Selanjutnya, Indonesia dan Jerman sama-sama menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Economic and Investment Committee Indonesia – Jerman.

“Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan harapan besar kami dalam menyambut Kanselir Jerman Olaf Scholz di Bali dalam KTT G20 mendatang. Saya percaya inilah saatnya bagi kedua negara memanfaatkan momentum dengan membangun kemitraan yang kuat,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *