in ,

BSI Siap Implementasi Kunci Akselerasi Perbankan Syariah

Selain itu, Firman menjelaskan bahwa industri perbankan syariah di Indonesia merupakan salah satu sektor yang memiliki peluang pertumbuhan menarik secara global. Hal ini semakin didukung dengan populasi 209,1 juta penduduk muslim di Indonesia dan potensi industri halal mencapai Rp 4,375 triliun.

Dari sisi kinerja keuangan, per September 2021 lalu perbankan syariah menunjukan kinerja positif. Indikator aset, pembiayaan, dan dana pihak ketiga (DPK) perbankan syariah tumbuh positif di atas perbankan nasional. Diantaranya dari sisi asset tumbuh 12,24 persen, pembiayaan tumbuh 7,48 persen serta DPK tumbuh 9,42 persen.

“Tantangan dan peluang perbankan syariah masih besar, namun demikian BSI optimistis dengan memberikan literasi perbankan syariah yang baik, sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak, penguatan IT dan akselerasi digital yang kuat akan membuat masyarakat memilih perbankan syariah sebagai pilihan utama” jelas Firman.

Baca Juga  KKP Dorong Peningkatan Ekspor Perikanan Indonesia

Tidak hanya itu saja, Firman pun mengatakan bahwa pihaknya akan terus membuka dan mengembangkan bisnisnya sehingga mampu menjadi bank syariah yang universal, modern dan inklusif.

“Dengan berbagai strategi menjadi beyond organik dengan membuka peluang pertumbuhan anorganik, beyond banking dengan membangun ekosistem ZISWAF, serta menjadi beyond Indonesia yang menjadikan BSI siap di kancah global,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *