in ,

Kripto Sebagai Investasi Risiko Tinggi untuk Milenial, Apa Benar?

Kripto Sebagai Investasi Risiko Tinggi untuk Milenial, Apa Benar?
FOTO: IST

Semakin meleknya pengetahuan generasi milenial terhadap perkembangan teknologi, membuat anak muda semakin mudah dalam terjun ke suatu hal karena semakin mudahnya dalam mencari dan memahami informasi. Tidak terlepas dari keinginan para generasi muda terkait kemajuan dari teknologi finansial. Banyak alasan para remaja untuk terjun ke bidang ini, ada yang untuk menjadikan investasi seutuhnya dalam jangka panjang, untuk mencari penghasilan dari return yang diberikan nantinya, atau bahkan ada yang sekedar ikut-ikutan tren.

Kripto bisa menjadi salah satu pilihan dalam berinvestasi di era digital ini. Sebelumnya apa sebenarnya Kripto itu? Kripto atau Cryptocurrency merupakan salah satu alat investasi berupa mata uang digital yang bisa digunakan dalam bertransaksi dalam jejaring internet. Aset Kripto ini dikenal memiliki high return atau imbal hasil yang tinggi, tetapi dengan imbal hasil yang tinggi pasti juga ada risiko yang tinggi dalam menggunakan cryptocurrency ini.

Ada apa saja jenis Kripto ini?

Menurut data dari Investing,com untuk saat ini sudah ada sekitar 9000 mata uang kripto yang beredar di pasar kripto. Apa yang sebaiknya milenial pilih jika ingin turun dalam dunia investasi kripto ini? berikut ada beberapa mata uang kripto yang sudah terkenal namanya dan sudah memiliki harga yang cukup tinggi

Bitcoin (BTC)

Bitcoin merupakan salah satu kripto yang paling populer, cryptocurrency yang muncul pada 3 Januari 2009 ini diluncurkan oleh pihak yang bernama Satoshi Nakamoto. Pada awal kemunculannya Bitcoin memiliki nilai US$0,0008. Untuk saat ini Bitcoin ini bernilai US$50.896 atau jika dirupiahkan menjadi sekitar 722 juta berdasar exchange rate Desember 2021. Dalam perjalanannya Bitcoin ini mengalami fase naik turun hingga nilainya yang sangat tinggi seperti saat ini

Ethereum (ETH)

Kripto yang satu ini menggunakan sistem smart contact dalam proses transaksi nya, yaitu program komputer yang berjalan otomatis sesuai dengan perintah dalam kontrak. Pertama kali kemunculannya pada 7 Agustus 2015, mata uang yang disebut Ether ini memiliki nilai sekitar US$2,83 atau jika dikonversikan sebesar Rp41.305 per kepingnya. ETH mulai naik dan diminati pada 2017 hingga periode Desember 2021 ini nilainya yang mencapai US$4049 atau sekitar Rp57.560.375 dan diprediksi akan terus meningkat pada 2030 yang akan bernilai sama dengan Bitcoin saat ini sekitar US$50.000.

Baca Juga  Eksistensi Investasi Reksa Dana Online Berbasis Platform Digital

Dogecoin (DOGE)

Siapa yang tidak tahu Elon Musk? penemu SpaceX dan Tesla ini menjadikan Dogecoin sebagai alat investasi kripto favoritnya. Dogecoin (DOGE) merupakan mata uang kripto yang ditemukan oleh 2 insinyur software bernama Billy Markus dan Jackson Palmer dengan tujuan menjadi mata uang yang peer-to-peer dan bisa dijangkau lebih luas dari pada Bitcoin. Dogecoin pada Desember 2013 memiliki kenaikan hingga 300 persen, tetapi beberapa hari kemudian mengalami penurunan hingga 80 persen

Shiba Inu (SHIB)

Shiba Inu muncul pada Agustus 2020 dan ditemukan oleh anonymous Ryoshi. Uang kripto Shiba Inu mendadak tenar, karena banyak investor yang mengumpulkan dan menginvestasikan koin berlogo anjing lucu ini sehingga harganya sudah naik 777% dalam 30 hari.

Kenapa kripto bisa disebut High Return?

Nilai dari tiap aset kripto tersebut sangat beragam dan memiliki kerentanan karena satu dan lain hal. Contohnya saat Elon Musk mengunggah foto anjing nya di laman twitter pada 4 Oktober 2021 membuat harga Shiba Inu meningkat 60 persen.

Cuitan Elon Musk yang menaikan nilai Shiba Inu

Fluktuasi harga yang tidak bisa diprediksi ini membuat kripto menjadi salah satu investasi yang sangat mempunyai risiko, tetapi di satu titik juga kripto bisa menjanjikan karena nilainya bisa naik secara drastis dalam beberapa waktu. Selain itu kenaikan dan penurunan harga kripto bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti, jumlah permintaan dan penawaran dari kripto itu sendiri, semakin tinggi permintaan, semakin tinggi juga harganya saat dijual. Penyebab lainnya adalah regulasi suatu negara, jika ada suatu negara yang membatasi penggunaan mata uang digital ini maka akan mempengaruhi harga dari kripto tersebut.

Baca Juga  Mata Uang Kripto Melemah pada Akhir Pekan

Lantas, bagaimana seharusnya generasi milenial menggunakan kripto ini sebagai investasi digital yang baik?

Untuk terjun ke dunia kripto ini kita harus memahami agar apa yang kita investasikan bisa memberi profit ke depannya, bagaimana kita memahami kripto ini

Pahami teknologi digital

Kripto ini merupakan mata uang digital yang bisa dijadikan investasi yang berbasis teknologi. Pemahaman teknologi sangat dibutuhkan agar kita tidak merugi saat berinvestasi kripto ini. Selain itu, dengan kripto kita bisa bertransaksi atau melakukan perpindahan aset dari satu pihak ke pihak lain yang pastinya perlu pemahaman tentang ini.

Mencari tahu lebih dalam tentang kripto

Semakin luas pengetahuan kita tentang kripto, semakin besar pula kesempatan kita dalam memperoleh keuntungan dari kripto ini. Misalnya kita tahu kapan kita harus membeli dan menjual salah satu aset kripto yang kita punya. Pada saat harga naik atau saat harga turun apa yang harus kita lakukan dengan kripto kita. Memahami dan selalu mengikuti perubahan harga dan nilai dari setiap aset kripto yang kita punya.

Mengikuti dan bergabung dalam komunitas tentang kripto

Dengan bergabungnya kita dalam suatu komunitas kripto, menambah wawasan dan pengetahuan kita dalam dunia investasi digital ini. Selain itu dengan bergabungnya ke komunitas kita bisa menjual atau membeli kripto dengan anggota lain di komunitas tersebut.

Memilih mata uang kripto yang akan diinvestasikan dengan bijak

Kita harus bijak memilih mata uang kripto mana yang nantinya akan memberi dampak baik pada investasi kita. Dilansir dari newssetup.kontan.co.id berikut beberapa rekomendasi mata uang kripto yang menjanjikan di masa depan seperti, Solana, Cardano, Stellar, Nano, yang harganya yang tidak semahal Bitcoin dan Ethereum membuat mata uang kripto di atas bisa dijadikan oleh generasi milenial yang notabenenya belum memiliki penghasilan tinggi sebagai pilihan dalam berinvestasi digital ini. Pilihan di atas diperhitungkan berdasarkan permintaan saat ini yang akan mempengaruhi harga dan nilai kedepannya.

Baca Juga  Pasar Saham domestik dan Emas Turun, Pengaruh Bitcoin?

Kesimpulan

Untuk terjun ke dunia investasi digital kita harus tahu terlebih dahulu apa tujuan kita sebenarnya, bukan hanya sekedar ikut-ikutan tanpa ada pemahaman yang nantinya bisa membuat rugi sendiri terhadap apa yang sudah kita investasikan. Kita juga harus mencari lebih dalam dan tidak bersumber pada satu acuan dalam mencari informasi dengan segala akses yang kita punya saat ini. Menjadi generasi milenial membuat kita harus lebih siap dalam segala keadaan yang sangat dinamis terutama dalam investasi digital ini. Pastinya dengan berinvestasi digital ini kita harus siap menerima segala risiko dan tetap konsisten dalam menerima keuntungan atau timbal balik yang dihasilkan. Oleh karena itu, jadilah generasi milenial yang bijak, terutama dalam hal digitalisasi finansial.

Sumber:

Thumbnail: https://www.freepik.com/free-photo/3d-cryptocurrency-rendering-design_17664285.htm#query=cryptocurrency&position=8&from_view=search

Referensi:

CNN Indonesia. (2021). Sejarah Panjang Bitcoin hingga Booming Kripto. Diakses pada 25 Desember 2021 dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211109101745-92-718525/sejarah-panjang-bitcoin-hingga-booming-kripto

Hadijah, Siti. (2021). Investasi Crypto: Jenis, Manfaat dan Risiko yang Perlu Diketahui. Diakses pada 25 Desember 2021 dari https://www.cermati.com/artikel/investasi-crypto-jenis-manfaat-dan-risiko-yang-perlu-diketahui

Kontan.co.id. (2021). Bukan Shiba Inu, Bitcoin & Dogecoin, 5 kripto ini diprediksi cemerlang di masa depan.  Diakses pada 25 Desember 2021 dari https://newssetup.kontan.co.id/news/bukan-shiba-inu-bitcoin-dogecoin-5-kripto-ini-diprediksi-cemerlang-di-masa-depan?page=all

Laily, Iftitah Nurul. (2021). Apa Itu Ethereum? Memahami Sejarah, Cara Kerja dan Komponennya. Diakses pada 25 Desember 2021 dari https://katadata.co.id/safrezi/digital/61b170f652225/apa-itu-ethereum-memahami-sejarah-cara-kerja-dan-komponennya

Mediaindonesia.com. (2021). 6 Faktor yang Sering Pengaruhi Harga Kripto.  Diakses pada 26 Desember 2021 dari https://mediaindonesia.com/ekonomi/417720/6-faktor-yang-sering-pengaruhi-harga-kripto

Prabowo, Gama. (2021). Inilah Sejarah Dogecoin yang Kerap Dipromosikan Elon Musk di Twitter. Diakses pada 25 Desember 2021 dari https://nextren.grid.id/read/012702636/inilah-sejarah-dogecoin-yang-kerap-dipromosikan-elon-musk-di-twitter?page=all

Puspitaloka, Puspa. (2021). Modal Cuitan Gambar Anjing dari Elon Musk, Token Kripto SHIBA INU Meroket Lebih dari 50 Persen. Diakses pada 26 Desember 2021 dari https://galamedia.pikiran-rakyat.com/news/pr-352744256/modal-cuitan-gambar-anjing-dari-elon-musk-token-kripto-shiba-inu-meroket-lebih-dari-50-persen

Sandria, Ferry. (2021). Gak Percaya Bank, Ini 5 Fakta Kenapa Milenial Doyan Kripto. Diakses pada 26 Desember 2021 dari https://www.cnbcindonesia.com/investment/20210625132951-21-255954/gak-percaya-bank-ini-5-fakta-kenapa-milenial-doyan-kripto

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

26 Points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0