in ,

Kinerja Penerimaan PPh Badan Tumbuh 124,8 Persen

Kinerja Penerimaan PPh Badan Tumbuh 124,8 Persen
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, kinerja penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan pada bulan November 2021 tumbuh 124,8 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Hal ini mencerminkan kegiatan dunia usaha semakin menggeliat, sehingga pemulihan ekonomi nasional semakin kuat.

“Dan bahkan kalau per bulan, dua bulan terakhir, pada Oktober dan November pertumbuhan penerimaan dari (PPh) badan peningkatannya di atas 100 persen. Oktober tumbuh 160 persen dan November naik 124 persen. Pencapaian ini membuat penerimaan pajak di sepanjang Januari sampai November 2021 tumbuh 21,7 pesen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi periode Januari sampai November 2020 terkontraksi 36,1 persen,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) secara virtual, pada (21/12).

Baca Juga  PAD Wali Kota Medan Gandeng KPK dan Kejari

Berdasarkan data anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2020, realisasi kinerja penerimaan PPh badan pada Januari—November 2020 sebesar Rp 135,29 triliun. Sementara, realisasi pada PPh badan Januari—November 2021 senilai Rp 164,64 triliun.

“Kinerja penerimaan PPh badan mengindikasikan adanya pemulihan ekonomi di periode akhir tahun yang semakin kuat. Diharapkan kinerja sektor usaha terus membaik, sehingga dapat setor pajak. Ini kami berharap bahwa mayoritas-mayoritas perusahaan-perusahaan, sektor-sektor sudah mulai pulih kegiatannya. Sehingga mereka juga mulai pulih pembayaran pajaknya. Ini cerita pemulihan yang sangat meyakinkan,” jelas Sri Mulyani.

Ia menekankan, realisasi penerimaan PPh badan akan sangat menentukan kinerja penerimaan pajak secara keseluruhan. Sebab, PPh badan merupakan kontributor terbesar penerimaan—setelah pajak pertambahan nilai dalam negeri (PPN DN).

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *