in ,

Tip Keuangan Tetap Sehat Setelah Mudik Lebaran

– Pos rekreasi

Setelah sampai di kampung halaman, biasanya libur Lebaran juga diselipkan dengan rekreasi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga besar. Seringkali, biaya rekreasi selalu lebih besar dari pos biaya lain; tetapi paling tidak Anda bisa mencatat perkiraan biaya yang dibutuhkan, berapa anggota keluarga yang berangkat, seberapa jauh tempatnya, biaya tiket masuk wisata, dan lain-lain. Memasak dan membawa perbekalan sendiri dari rumah bisa menjadi salah satu tip untuk menghemat bujet wisata Anda.

– Pos angpau 

Keseruan pembagian amplop kepada sanak saudara atau kerabat yang masih kecil menjadi salah satu yang ditunggu dalam momen Lebaran. Sebetulnya, seberapa besar jumlah uang yang dibagikan dalam tradisi pemberian angpau atau salam tempel sebetulnya tidak menjadi masalah, tapi semakin banyak saudara, semakin banyak pula angpau yang mesti disiapkan.

Baca Juga  BCA Jadi “Brand” Perbankan Terkuat di Dunia Versi Brand Finance

Untuk itu, buatlah daftar siapa saja yang harus diberi angpau, jangan asal memberi. Buatlah prioritas siapa saja yang paling pantas dan membutuhkan dan sesuaikan dengan umurnya. Setelah itu, pisahkanlah uang untuk masing-masing penerima yang sudah ada di daftar Anda dan masukkan ke dalam amplop-amplop yang menarik perhatian.

– Pos oleh-oleh

Meski bukan keharusan, kita biasanya berupaya untuk membeli oleh-oleh khas kampung halaman untuk diberikan ke teman kantor atau tetangga. Anggaran untuk oleh-oleh tidak perlu terlalu besar, bahkan jika memungkinkan Anda bisa membawa hasil alam dari kebun sendiri seperti buah-buahan atau umbi-umbian yang cukup aman dan awet untuk dibawa pulang.

– Pos biaya tidak terduga

Baca Juga  Zakat Fitrah: Besaran dan Cara Bayar Lewat Aplikasi BCA

Beberapa penasihat keuangan menganjurkan agar masyarakat yang melakukan mudik bisa menyisihkan 10 persen dari total anggaran mudik untuk biaya tidak terduga seperti mobil mogok, pesawat yang keberangkatannya ditunda, hingga biaya rekreasi yang membengkak. Yang penting, jika memang ada pengeluaran di luar anggaran pos-pos mudik, Anda bisa mengambilnya dari pos biaya tak terduga.

Ditulis oleh

Baca Juga  Keunggulan Investasi “Green Sukuk”

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *