in ,

Investasi di NTT Wajib Berkolaborasi dengan UMKM Lokal

Ia menekankan, investasi merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak ada negara atau daerah yang maju ekonominya tanpa investasi.

“Kalau kita menolak investasi, bagaimana ekonomi kita, cipta lapangan kerja dan kesejahteraan terwujud. Kalau semua syarat dipenuhi, maka tidak ada alasan menolak masuknya investasi,” tambah Bahlil.

Pada kunjungan kerja ini Bahlil juga memberikan kuliah umum di Universitas Citra Bangsa Kupang. Dalam kesempatan itu, Bahlil mendorong para mahasiswa untuk menjadi pengusaha agar dapat menciptakan lapangan kerja. Ia memaparkan, bahwa saat ini pemerintah melalui UU CK memberikan kemudahan perizinan investasi, sehingga setiap orang dapat dengan mudah menjadi pengusaha.

Berdasarkan data kementerian investasi, realisasi investasi di provinsi NTT kuartal I-2021 (Januari-Maret) untuk PMDN tercatat  sebesar Rp 566,9 miliar, sedangkan PMA sebesar 39,9 juta dollar AS.

Baca Juga  Sisakan THR untuk Investasi, Ini Keuntungan Deposito Syariah

Di kesempatan yang sama, Ketua Satgas Percepatan Investasi Wilayah Bali, NTT, dan NTB Abraham Paul Liyanto menyampaikan, perlunya kerja sama antara pemerintah pusat dengan dunia usaha dalam rangka mengeksekusi kendala investasi yang terjadi di daerah. Jika ada permasalahan investasi yang tidak dapat diselesaikan di level provinsi, ia harap dapat dibawa ke pemerintah pusat dan dilaporkan ke presiden.

“Harapannya agar pemerintah pusat dapat mewujudkan percepatan perizinan investasi serta membantu mengeksekusi hambatan investasi yang ada di daerah,” kata Abraham yang juga merupakan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT ini.

Ditulis oleh

Baca Juga  Insight Investments: Tren Anak Muda Pilih Investasi Reksa Dana Berbasis ESG

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *