in ,

Elon Musk: Kripto menjanjikan, tapi Harap Hati-Hati

Berdasarkan CoinGeck, mata uang yang bermula sebagai meme pada 2013 ini telah menjadi mata uang digital terbesar keenam dengan nilai pasar hampir 42 miliar dollar AS atau sekitar Rp 606,99 miliar (asumsi kurs Rp 14.452 per dollar AS).

Sejatinya, Musk bukanlah satu-satunya pesohor yang menuangkan pendapatnya soal dogecoin di media sosial pribadinya. Pemilik tim bola basket Dallas Mavericks Mark Cuban pernah membuat beberapa unggahan tentang dogecoin. Ia mengatakan, National Basketball Association (NBA) menyelesaikan 6.000 transaksi dogecoin pada April 2021.

“Dogecoin adalah satu-satunya koin yang digunakan untuk transaksi. Orang-orang membelanjakan dogecoin mereka dan itu berarti lebih banyak bisnis yang mulai menerimanya,” kata Cuban.

Baca Juga  BI Luncurkan Sistem Pembayaran BI-FAST Desember 2021

Maka tak heran jika pamor dogecoin semakin mencuat. Di sisi lain, hal itu justru membuat beberapa investor memberi peringatan, bahwa fenomena ini sebagai gelembung spekulatif. Analis Freetrade David Kimberley mengatakan, mata uang digital adalah contoh klasik dari teori bodoh yang memiliki nilai yang tak terduga.

“Ketika semua orang melakukan ini, gelembung itu pada akhirnya harus meledak dan Anda akan kekurangan uang jika Anda tidak keluar tepat waktu. Dan hampir tidak mungkin untuk mengatakan kapan itu akan terjadi,” ungkap Kimberley.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *