in ,

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Sejumlah Proyek

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Sejumlah Pembiayaan Proyek
FOTO: IST

Pajak.comParis – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa menekankan penguatan kerja sama Indonesia-Prancis dalam pembangunan rendah karbon, green and blue economy, hingga kerja sama pembiayaan pembangunan proyek-proyek pemerintah. Hal itu ia sampaikan saat menemui pejabat senior The Agence Française de Développement (AFD) dan pejabat senior Kementerian Ekonomi dan Keuangan (Frech Treasury) Prancis di KBRI Paris, Prancis, beberapa waktu lalu.

Suharso mengatakan, kerja sama AFD dengan Kementerian PPN adalah salah satu bentuk usaha untuk pelaksanaan strategi transformasi ekonomi Indonesia, khususnya green economy. Ia juga akan memfasilitasi proyek potensial untuk dibiayai pinjaman AFD seperti eco-fishing port dan mass transit program khususnya di Bandung dan Medan.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Berlanjut Asalkan Covid Terkendali

Sejatinya, kerja sama pembiayaan pembangunan kedua negara melalui fasilitas pembiayaan French Treasury sudah terjalin sejak lama. Dalam beberapa tahun terakhir, fasilitas pinjaman French Treasury telah diimplementasikan untuk pembiayaan pembangunan pemancar televisi dan pembangunan Sistem Meteorologi di Indonesia. Sementara itu, pemerintah Indonesia masih mempertimbangkan pembiayaan dari Pemerintah Prancis untuk beberapa proyek pemerintah lainnya.

“Beberapa potensi proyek-proyek pemerintah Indonesia untuk dibiayai French Treasury antara lain Pusat Data Nasional dan Digitalization of Broadcasting System. Proyek Pusat Data Nasional akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat,” ujar Suharso melalui keterangan resminya, Sabtu (3/7).

Ia pun mendorong agar pembiayaan Prancis untuk pendanaan proyek-proyek pemerintah Indonesia dapat berlangsung lebih kompetitif dibandingkan sumber pembiayaan lain, juga membantu kesiapan teknis serta capacity building bagi penerima kegiatan tersebut.

Baca Juga  LPEI Lakukan Pemberdayaan UMKM Ramah Lingkungan

“Pemerintah Prancis juga menawarkan bantuan teknis penyiapan proyek dengan menggunakan teknologi Prancis. Terkait dengan skema pembiayaan, French Treasury akan berusaha bernegosiasi dengan pihak sindikasi perbankan agar pembiayaannya lebih kompetitif,” imbuhnya.

Pihak AFD menyampaikan, ke depannya operasional kantor perwakilan AFD di Indonesia akan beroperasi sebagai institusi yang terpisah dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan fleksibilitas operasional dan menunjang semakin eratnya kerja sama yang dilakukan melalui proyek-proyek AFD dengan Indonesia.

Di sisi lain, Prancis merespons positif terutama dalam hal pemanfaatan Teknologi Informasi Komunikasi mereka antara lain satelit dan radar. Untuk itu, dalam kunjungan kerjanya tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ini juga melakukan diskusi dengan Badan Antariksa Prancis, Centre National d’études Spatiales, Collecte Localisation Satellites, dan perusahaan inovasi Hemeria untuk membahas potensi pengembangan kerja sama teknologi inovasi Indonesia-Prancis.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0