in ,

Indodax Ramaikan Program Bulan Literasi Kripto dengan Edukasi

Program Bulan Literasi Kripto dengan Edukasi
FOTO : IST

Indodax Ramaikan Program Bulan Literasi Kripto dengan Edukasi

Pajak.com, Jakarta – Selama Februari ini, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan berkolaborasi bersama Asosiasi Perdagangan Aset Kripto Indoesia (Aspakrindo) menggelar program Bulan Literasi Kripto. Program ini merupakan ajang edukasi tentang investasi kripto bagi masyarakat. Untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan program Bulan Literasi Kripto ini, Indodax pun gencar melakukan edukasi kripto melalui Indodax Academy.

Chief Executive Officer (CEO) Indodax Oscar Darmawan mengatakan, program Bulan Literasi Kripto ini dilatarbelakangi oleh semakin maraknya jumlah investor kripto di Indonesia dan semakin naiknya volume transaksi perdagangan kripto dari waktu ke waktu. Selain itu, program ini juga untuk menepis isu dan paradigma negatif terkait kripto.

Oscar berharap, Bulan Literasi Kripto ini mampu menciptakan awareness dan memberikan pemahaman mengenai kripto dan sebagai sarana menjalin hubungan baik dengan para stakeholder.

“Sebagai crypto exchange pertama dan telah beroperasi 9 tahun di Indonesia, kami ingin terus mengedukasi masyarakat mengenai kripto. Melihat animo masyarakat yang semakin masif terkait kripto membuat kami semakin aktif untuk memberikan edukasi terus menerus, dan kami siap untuk mendukung program Bulan Literasi kripto yang diselenggarakan oleh Bappebti ini,” jelas Oscar.

Baca Juga  Pilih Rasio Utang Jadi 50 Persen atau Defisit Fiskal 0 Persen? Ini Analisis APINDO

Adapun program literasi kripto yang sudah dijalankan Indodax antara lain melalui kanal edukasi bernama Indodax Academy. Menurut Oscar, materi edukasi bisa di nikmati dalam bentuk tulisan berupa artikel perihal blockchain dan kripto, bentuk audio berupa podcast Indodax ataupun berbentuk audio visual seperti video edukasi yang tayang di YouTube.

“Dalam Bulan Literasi Kripto ini, Indodax akan menghadirkan program yang menarik agar pesan edukasi yang kami sampaikan dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat. Kami juga membuka tangan kepada media ataupun komunitas yang mau bekerja sama dengan kami untuk turut membantu kami dalam mengedukasi masyarakat,” jelas Oscar.

Selain itu, Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para anggotanya untuk berkonsultasi yang berada di pusat bisnis Sudirman, DKI Jakarta; dan Seminyak, Bali.

Baca Juga  Catat Tanggalnya! “Talkshow” Kopi dan Kompetisi Manual Brew di AOE 2024

Sementara itu, Kepala Plt Bappebti Didid Noordiatmoko mengatakan, saat program Bulan Literasi Kripto ini usai, ia ingin masyarakat lebih peduli dan lebih tahu, lebih mengerti, tentang aset kripto. Ia juga berharap, masyarakat tidak membabi buta dalam berinvestasi aset kripto.

Merujuk data dari Bappebti, total investor kripto dari tahun 2020-2022 terus naik secara signifikan. Di akhir tahun 2020 jumlah investor kripto berada di angka empat juta investor. Di tahun 2021 naik drastis menjadi 11,2 juta investor, dan di akhir tahun 2022 investor kripto tumbuh menjadi 16,55 juta investor. Dengan jumlah tersebut, total volume transaksi di tahun 2021 pun naik hingga mencapai Rp 859,4 triliun sepanjang 2021, atau tumbuh 1.224 persen dibandingkan nilai transaksi pada 2020 yang sebesar Rp 64,9 triliun.

Baca Juga  Jokowi Lantik 3 Wakil Menteri Baru, APINDO: Langkah Memuluskan Transisi Pemerintahan 
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *