in ,

Dulu Chevron, Kini Blok Rokan Resmi Dikelola Pertamina

“Pertamina juga memiliki amanah lainnya, yaitu mendukung program pemerintah mencapai produksi minyak mentah 1 juta barrel oil per day dan 12 miliar standard cubic feet per day (BSCFD) di tahun 2030. Oleh karenanya, selain kerja keras serta komitmen, Pertamina berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, daerah, seluruh stakeholder, dan masyarakat untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut,” kata Nicke.

Hingga akhir tahun 2021, PHR merencanakan pengeboran 161 sumur baru, termasuk sisa sumur dari komitmen operator sebelumnya. Untuk tahun 2022, PHR merencanakan pengeboran sekitar 500 sumur baru. Target ini merupakan komitmen investasi Blok Rokan dengan jumlah sumur terbesar diantara blok migas lain di Indonesia.

Baca Juga  Menlu Retno: Indonesia Diplomasi Redakan Ketegangan Iran dan Israel

“Kegiatan pengeboran tersebut akan didukung dengan penyiapan tambahan 10 rig pemboran  sehingga secara total tersedia 16 rig pemboran serta 29 rig untuk kegiatan workover and well service yang merupakan mirroring dari kontrak sebelumnya,” ungkap Nicke.

Sementara itu, Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit and Presiden Direktur CPI Albert Simanjuntak menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina dan pemerintah Indonesia atas kolaborasi yang sudah terjalin selama ini.

“Alih kelola berjalan dengan selamat, andal, dan lancar. Semoga WK Rokan dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya kepada bangsa dan negara,“ harap Albert.

Ditulis oleh

Baca Juga  Sri Mulyani dan Presiden ADB Bahas Kerja Sama Pemensiunan Dini Pembangkit Listrik Batu Bara

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *