in ,

Millenial Keren Melakukan Transaksi dan Investasi Digital Terbaik

Millenial Keren Melakukan Transaksi dan Investasi Digital Terbaik
FOTO: IST

Menurut data BPS terkini menyatakan bahwa TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) di Indonesia mengalami perkembangan TIK yang paling pesat terlihat pada penggunaan internet dalam rumah tangga yang mencapai angka 78,18 persen. Pertumbuhan penggunaan internet dalam rumah tangga ini diikuti juga dengan pertumbuhan penduduk yang menggunakan telepon seluler pada tahun 2020 mencapai 62,84 persen. Kepemilikan komputer dalam rumah tangga pada tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi 18,83 persen. Penduduk yang menggunakan internet juga mengalami peningkatan dalam jangka waktu 2016—2020, yang ditunjukkan dari meningkatnya persentase penduduk yang mengakses internet pada tahun 2016 sekitar 25,37 persen menjadi 53,73 persen pada tahun 2020. Namun persentase dalam kepemilikan telepon kabel mengalami penurunan di tahun 2016 sebesar 3,49 persen dan turun menjadi 1,65 persen pada tahun 2020. Sehingga bisa disimpulkan bahwa hampir seluruh penduduk Indonesia beralih dari telepon kabel menjadi ke smartphone atau dengan menggunakan internet karena dinilai lebih praktis, mudah dibawa kemana-mana, dan mudah dalam penggunaannya.

Transaksi digital pada saat ini merupakan salah satu solusi selama pandemic, yang mana semua bisa dilakukan secara online selain lebih mudah juga lebih praktis tanpa keluar dari rumah. Transaksi digital menurut UU No. 19 Tahun 2016 adalah media elektronik yang digunakan dengan perangkat, jaringan untuk menggunakan transaksi tanpa menggunakan uang tunai. Munculnya transaksi digital ini memiliki dampak positif untuk seluruh kalangan seperti memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi, dapat memberikan fasilitas bagi pengguna yang bijak, cerdas, produktif, dan inovatif. Dalam pasal 90 No. 71 Tahun 2019 membahas terakit peran Pemerintah dalam menyelenggarakan system dan Transaksi Elektronik yakni:

  • Memberikan manfaat Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik sesuai dengan perundang–undangan.
  • Tidak menyalahgunakan Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik yang bisa mengganggu ketertiban orang lain, yang telah tercantum dalam perundang–undangan.
  • Meminimalisir dalam penyebaran dalam menggunakan Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik yang dilarang dan sesuai dengan ketentuann peraturan peraturan perundang–undangan.
  • Wajib melindungi Instansi yang memiliki Data Elektronik.
Baca Juga  UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan untuk APBN yang Berkelanjutan

Beberapa jenis transaksi Digital diantaranya:

  • Layanan Perbankan Digital

Saat ini bank telah meluncurkan layanan Perbankan Digital agar dapat memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi, konsultasi tanpa pembatasan waktu serta meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Menurut Pasal 10 Ayat (1) POJK 12 Tahun 2018 layanan yang diberikan oleh Perbankan secara Digital yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi seperti transfer, melakukan pembayaran wifi, listrik, BPJS, serta bisa juga untuk top up. Layanan tersebut dibagi menjadi 3 bagian diantaranya SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking.

  • Dompet Digital

Dompet digital ini salah satu favorite para millennial saat ini agar bisa memudahkan dalam melakukan transaksi seperti ovo, gopay, shopee pay, yang digunakan secara online dan aman karena dilindungi dengan password atau pin yang hanya diketahui oleh penggunanya saja.

Baca Juga  Milenial Tangguh : Transaksi dan Investasi Digital

Investasi Digital merupakan kegiatan penanaman modal dan asset bertujuan untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar dalam jangka panjang yang menggunkan handphone. Tujuan investasi merupakan mendapat keuntungan yang besar dan resiko yang dihadapi kecil. Selain itu adanya perkembangan yang ada pada saat ini membuat para millenial memiliki pemasukan pasif yang dihasilkan dari investasi digital ini. Perkembangan ini berdampak positif bagi para millenial jika digunakan dengan baik, hal tersebut sebaliknya jika tidak digunakan dengan semestinya maka dapat berdampak negative. Ini adalah salah satu solusi selama pandemic agar para millenial masih bisa mendapatkan penghasilan dengan melakukan investasi yang baik, terpercaya, dan terjamin. Ada beberapa jenis investasi digital yang harus kita ketahui diantaranya adalah:

FOTO: IST
  • Investasi Emas Digital

Pengguna bisa membeli emas secara online di Lembaga atau perusahaan yang terpercaya. Contohya: Tokopedia

  • Investasi Reksa Dana Digital

Reksadana digital ini dapat dipakai dengan memasangkan aplikasi dalam smartphone masing-masing pengguna. Pengguna dapat mengelola sendiri investasinya atau bisa menyerahkan kepada manajer. Dalam penggunaan investasi reksa dana harus yang legal dan di website OJK.

  • Investasi Saham Digital
Baca Juga  Menjadi Milenial yang Melek Investasi

Tidak terlalu beda dengan investasi reksadana. Dalam aplikasi dalam smartphone teradapat banyak pilihan aplikasi dalam memberikan layanan investasi. Yang membedakan adalah keuntungan dan resiko panjang yang lebih fluktuatif.

  • Investasi Forex

Bentuk investasi digital berupa perdaganganmata uang asing jika dibandingkan dengan investasi digital forex memiliki keuntungan dan resiko yang dihadapi lebih besar karena perubahan nilai mata uang asing.

Selain itu ada beberapa tips bagi kalian yang ingin memulai investasi digital dengan cara:

  • Mengenali instrument investasi dengan berdiskusi dengan yang sudah berpengalaman dalam investasi di era digital. Selain itu bisa mengetahui lebih dalam di situs youtube yang bisa menambah wawasan dalam berinvestasi dengan begitu kita dapat berinvestasi dengan bijak dan tepat.
  • Memahami informasu investasi dari sumber kredibel dengan aktif bertanya dan belajar kepada para pakar investasi.
  • Memulai dari yang paling mudah baik secara akses, keamanan yang terjamin, dll agar mudah dimengerti dan dipahami.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *