in ,

E-Wallet dan Investasi Digital Sebagai Tren Bagi Anak Muda

E-Wallet dan Investasi Digital Sebagai Tren Bagi Anak Muda
FOTO: IST

Seiring dengan berkembangnya teknologi, kegiatan dalam bertransaksi juga semakin berinovasi, canggih, dan praktis. Dikala zaman dahulu harus membawa dompet yang berisikan uang cash dan menjadikan dompet tebal, berbeda hal nya dengan zaman sekarang yang hanya perlu membawa sebuah ponsel untuk melakukan sebuah transaksi pembayaran.

Selain itu transaksi tunai juga berubah bentuk menjadi transaksi digital. Dimana transaksi digital tersebut dapat dilakukan tanpa memerlukan uang tunai. Dengan adanya perubahan sistem transaksi tunai menjadi transaksi digital, hal tersebut di dukung oleh pemerintah karena diklaim mampu memerangi kegiatan illegal dalam pasar gelap. Sebab melakukan pendeteksian dalam transaksi gelap akan jauh lebih mudah dilakukan dalam bentuk digital, dimana semua jejak transaksi dapat terekam dibandingkan transaksi secara langsung. Selanjutnya, ketika kita akan melakukan pembayaran juga bisa melalui berbagai macam e-wallet ­seperti PayPal, GoPay, GrabPay, OVO, hingga ShopeePay.

Dengan adanya transaksi melalui internet menjadikan anak muda membuat tren dengan melakukan investasi sejak dini, dimana saat melakukan deposito digital dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Investasi merupakan kegiatan untuk menempatkan modal, baik berupa uang atau aset berharga lainnya ke dalam suatu benda, lembaga, atau suatu pihak dengan harapan investor suatu saat nanti akan mendapatkan keuntungan besar setelah kurun waktu tertentu. Biasanya orang-orang melakukan investasi dengan tujuan agar memiliki hidup yang nyaman serta mampu membantu memenuhi kebutuhan di masa mendatang.

Dengan penjelasan diatas, kita menjadi paham mengenai apa itu transaksi dan investasi. Belakangan ini anak muda menjadikan investasi sejak dini sebagai tren dikalangan masyarakat agar kita memiliki penghidupan yang nyaman di masa depan. Investasi zaman sekarang juga cukup mudah dan dilakukan secara online seperti menggunakan Reksa Dana, Saham, Forex, dan Tabungan Emas.

Baca Juga  ALAMI Akuisisi BPRS Kembangkan Pembiayaan Syariah

Selain itu menjadikan transaksi lebih mudah. Dengan adanya transaksi digital dan ­e-wallet saat kita berbelanja atau membayar kewajiban. Salah satu contohnya adalah saat kita hendak membayar pajak. Pada zaman dahulu, ketika orang hendak membayar pajak mereka harus pergi ke pusat kota dan memakan waktu cukup lama. Dengan adanya transaksi digital, kewajiban membayar pajak tidak perlu jauh-jauh pergi ke pusat kota dan hanya dari rumah saja. Berikut cara-cara membayar pajak secara online:

  • Login ke laman djponline.pajak.go.id
  • Setelah berhasil login, selanjutnya pilih menu e-Billing System.
  • Pilih pada menu Isi SSE.
  • Kemudian Anda akan mendapatkan form Surat Setoran Elektronik (SSE) yang harus Anda isi.
  • Data pada formulir tersebut akan terisi secara otomatis, yang hanya perlu diubah yaitu hanya pada kolom Jenis Pajak,Jenis Setoran, Masa Pajak, Tahun Pajak, Uraian Pajak yang dibayarkan, dan Jumlah Setoran.
  • Setelah menyelesaikan pengisian, klik ‘Simpan’.
  • Klik pada pilihan Kode Billing.
  • Klik ‘Cetak’ Kode Billing.
  • Setelah mendapatkan Kode Billing, langkah selanjutnya Anda tinggal bayar pajak online melalui bank, m-banking, internet banking, ATM, atau kantor pos dengan memasukan Kode Billing tersebut.

Tidak hanya itu, kemudahan dalam berinvestasi di zaman sekarang juga terasa dampaknya. Sebab jika dulu kita ingin berinvestasi atau ingin membeli reksadana, kita harus mendatangi kantor yang ingin kita beli reksadananya kemudian kita membuka rekening disana. Selain itu pasar modal dan reksadana merupakan produk eksklusif, yang artinya tidak sembarang orang bisa untuk membelinya. Berbeda dengan zaman sekarang, bentuk dari investasi itu sendiri berubah menjadi investasi digital dan dari berbagai kalangan bebas untuk mempunyai reksa dana serta mencoba investasi pasar modal. Hal itu dibuktikan dengan pembuatan berbagai aplikasi reksa dana seperti: Bibit, Bareksa, IPOT, Ajaib, dan masih banyak lagi.

Baca Juga  Investasi Rendah Resiko

Berikut beberapa Tips aman bagi pemula yang ingin memulai investasi sejak dini:

  • Kenali Profil Investasi Diri, maksudnya adalah setiap orang memiliki tujuan investasi yang berbeda-beda, penerimaan terhadap risiko yang berbeda, jangka waktu investasi yang tidak seragam, serta mengharapkan tingkat return yang berbeda pula. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui profil investasi diri kita sendiri.
  • Pilih Jenis dan Produk Sesuai Kebutuhan, setelah mengetahui profil investasi diri kita, maka langkah selanjutnya adalah seseorang dapat memilih jenis serta produk investasi yang cocok dengan dirinya. Pilihlah jenis dan produk yang sesuai dengan finansial Anda.
  • Mengetahui Siapa Regulatornya, hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu di masa yang akan datang.Dengan mengetahui siapa regulator yang mengawasi perusahaan, maka kemungkinan terjadi sesuatunya kecil karena semuanya jelas.
  • Bacalah Ketentuan yang Berkaitan dengan Produk dengan Seksama, hal ini untuk memastikan bahwa konsumen memahami secara lengkap hak dan kewajibannya, manfaat, biaya, serta risiko yang berkaitan dengan produk.
  • Mulai Dengan Investasi Kecil, mulailah dengan modal sedikit demi sedikit. Pilih investasi yang sudah terjamin dan memiliki performa yang baik selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Anda bisa konsultasi lebih lanjut kepada broker Anda terlebih dahulu. Selain itu untuk referensi, bacalah lebih banyak buku mengenai tips bermain saham untuk pemula atau mengikuti seminar serta perkembangan saham di internet.
  • Jangan berlebihan, sebagian besar ketakutan terbesar setiap orang adalah kehilangan uang. Namun Anda akan terbiasa dengan kondisi pasar yang tidak menentu seiring berjalannya waktu. Tetap tenang dalam menyikapi kondisi yang ada dan sebisa mungkin untuk tidak berhutang. Terlalu berlebihan dalam berinvestasi akan mempengaruhi mental dan psikologis khususnya untuk para pemula. Jangan gampang terkecoh dengan hal-hal atau rekomendasi cara berinvestasi yang belum tentu menurut Anda benar.
Baca Juga  UU HPP Sebagai Bagian Reformasi Perpajakan dan Dampaknya

Dengan adanya generasi Z, hidup pada zaman sekarang sangat praktis dan cukup muda, terlebih lagi dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat. Hanya butuh waktu yang singkat untuk mengerjakan sesuatu dan tidak perlu bepergian jauh. Selain itu dengan munculnya e-wallet sangat memudahkan kita untuk tidak perlu membawa uang banyak di dompet, hanya cukup membawa ponsel. Melakukan investasi sejak dini memang sangat menguntungkan, terlebih lagi jika di masa depan kita memiliki impian untuk mempunyai hidup yang aman dan nyaman. Namun sayangnya kita juga harus berhati-hati ketika ingin melakukan investasi. Kita harus mengetahui kejelasan reksa dana yang kita pilih serta apakah aplikasi tersebut memang sudah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, apakah kalian tertarik untuk melakukan investasi sejak dini?

Daftar Pustaka:

https://www.bareksa.com/berita/undefined/2019-08-15/beda-investasi-zaman-dulu-dan-now-mudahnya-nabung-reksadana-online-di-bareksa

https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/perencanaan/cara-berinvestasi-yang-baik-dan-benar-agar-tidak-rugi

https://www.merdeka.com/trending/tujuan-investasi-menurut-ahli-ketahui-pengertian-manfaat-amp-tips-aman-berinvestasi-kln.html

https://money.kompas.com/read/2021/12/27/140115826/cara-bayar-pajak-online-dengan-mudah-bisa-dari-rumah?page=all

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0