in ,

PT Timah Setor Pajak dan PNBP Rp 267,8 M

PT Timah Setor Pajak
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – PT Timah Tbk setor pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 267,8 miliar pada kuartal I-2022. Kontribusi pajak dan PNBP PT Timah mengalami kenaikan di tahun 2021 sebesar 14 persen menjadi Rp 776,5 miliar, bila dibandingkan dengan tahun 2020 Rp 677,9 miliar. Peningkatan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kenaikan harga komoditas, produksi, dan penjualan.

Sekilas mengulas, PT Timah merupakan anak usaha PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang pertambangan atau eksplorasi timah. Perusahaan yang beroperasi di Provinsi Kepulauan Pangkal Pinang dan Bangka Belitung ini dikenal sebagai penghasil logam timah terbesar di dunia dan sedang dalam proses mengembangkan usaha di luar penambangan timah. PT Timah membukukan laba bersih senilai Rp 1,30 triliun sepanjang tahun 2021.

Baca Juga  Inggris: Reformasi Pajak dan Paket Insentif Terbesar

Direktur Utama PT Timah Achmad Ardianto menjelaskan, pajak dan PNBP memiliki peran dan kedudukan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional. Sebagai salah satu sektor sumber penerimaan negara terbesar, hasil pertambangan mineral dan batu bara (minerba) diharapkan dapat terus dioptimalkan.

“Negara berperan dalam penguasaan sumber daya alam yang dimiliki, PT Timah sebagai representasi negara dalam bisnis timah harus memberikan kontribusi yang besar terhadap negara. Tapi di tahun 2020 dan 2021 setoran pajak dan PNBP turun drastis dibandingkan tahun 2019 yang pernah mencapai Rp 1,2 triliun. Hal ini sebenarnya bisa dioptimalkan karena pernah sampai tinggi sekali sampai Rp 1,2 triliun. Jadi, pajak sektor timah sebetulnya dapat lebih dioptimalkan. Namun, saat ini memang perlu dilakukan perbaikan ekosistem bisnis timah untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Achmad dalam keterangan tertulis yang dikutip Pajak.com (6/6).

Baca Juga  Presiden Minta APBN 2023 Tahan Guncangan Global

Namun, menurutnya, diperlukan dukungan dari semua pihak dalam mengoptimalkan pendapatan negara di sektor timah, Sebab mulai dari proses eksplorasi, penambangan, hingga penjualan timah, tidak ada yang terlewatkan dari potensi pendapatan negara.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *