in ,

Bea Cukai Beri Fasilitas Multimoda

Bea Cukai Beri Fasilitas Multimoda
FOTO: Kanwil Bea Cukai Jatim I

Bea Cukai Beri Fasilitas Multimoda

Pajak.com, Jawa Timur – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I (Kanwil Bea Cukai Jatim I) beri fasilitas multimoda kepada pelaku usaha, yaitu layanan pengiriman barang melalui dua moda transportasi atau lebih dalam satu dokumen. Layanan ini mampu mempercepat pelayanan ekspor dan memangkas biaya logistik.

“Optimalisasi supply chain melalui penerapan angkutan multimoda akan mampu mengatasi permasalahan transportasi logistik nasional. Layanan ekspor multimoda hadir sebagai inovasi pemangkas biaya logistik, meningkatkan efisiensi biaya logistik, sekaligus pendongkrak perekonomian negara dari sektor perdagangan internasional. Customs clearance yang harus dilakukan eksportir pun menjadi lebih fleksibel karena cukup dilakukan di daerah asal ekspor,” jelas Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I Untung Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima Pajak.com, (26/3).

Dukungan penuh terhadap layanan multimoda telah ditunjukkan Kanwil Bea Cukai Jatim I dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan cukai Tipe Madya Pabean Juanda (Bea Cukai Juanda) kepada PT Angkasa Pura Logistik (APLog), yang telah melaksanakan pembukaan pengiriman ekspor dengan layanan multimoda ATA (APLog to APLog) pada 14 Maret 2023.

Baca Juga  KADIN Jakarta: Eksportir Masih Kaji Tawaran Insentif Pajak Penempatan DHE SDA di Indonesia

“Pemberian izin ekspor dengan layanan multimoda menjadi bentuk nyata dukungan Kanwil Bea Cukai Kanwil Jatim I dan Bea Cukai Juanda terhadap peningkatan perekonomian di Jawa Timur, mengingat provinsi ini berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” ujar untung.

Ia yakin, multimoda dapat mewujudkan efisiensi biaya pengiriman, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global. Terlebih saat ini ketidakpastian global akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina mendorong Indonesia untuk mampu menangkap peluang dalam pemenuhan kebutuhan produk ke seluruh negara.

“Saya ingin, kita semua ingin berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan ekspor khususnya di Jawa Timur ini. Sebagaimana ekspor itu dapat meningkatkan devisa sehingga mampu mendorong ekonomi, dan itu berarti juga mengembangkan industri yang ada di Jawa Timur,” tambah Untung.

Baca Juga  Mengenal Pajak Natura, Objek, dan Jenis Pengecualiannya

Saat ini layanan multimoda tersedia untuk rute Surabaya-Denpasar (SUB – DPS) dan sebaliknya, dengan tujuan akhir negara tujuan ekspor. Misalnya, pada tanggal 14 Maret 2023 lalu, komoditas ekspor seberat 1 ton dikirim melalui Surabaya ke Bali, kemudian berangkat ke negara tujuan ekspor di Korea Selatan.

“Semoga kehadiran Bea Cukai dengan layanan angkut lanjut multimoda mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha dan seluruh stakeholder dalam peningkatan perekonomian negara. Bersama, mari kita orkestrasikan segenap potensi dan kemampuan untuk mewujudkan ekosistem logistik yang semakin efisien, cepat, dan murah,” tutup Untung.

Bea Cukai optimistis, kemudahan layanan akan menjadi salah satu faktor pendorong utama kinerja ekspor nasional. Sejak beberapa tahun lalu, Bea Cukai telah berupaya membangun ekosistem layanan ekspor yang efektif dan efisien. Upaya itu setidaknya telah terbukti dengan capaian kinerja ekspor nasional yang terus mengalami pertumbuhan positif dan berimplikasi pada tercapainya target penerimaan Bea dan Cukai sebesar Rp 317,8 triliun di tahun 2022.

Baca Juga  Harga Komoditas Batu Bara Turun, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jaktim Melambat
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *