in ,

ATO Gerebek Penipuan Pajak Bernilai Miliaran Dollar AS

ATO Gerebek Penipuan Pajak
FOTO: IST

Pajak.com, Australia – Kantor Perpajakan Australia (ATO) dan polisi federal telah menggerebek selusin lokasi di seluruh Australia dalam tiga hari terakhir, sebagai bagian dari penyelidikan penipuan pajak miliaran dollar AS yang tengah viral di media sosial. Upaya ini dinamakan sebagai Operasi Protego.

Menurut Wakil komisaris ATO dan Ketua Gugus Tugas Will Day, Operasi Protego dimulai ketika beberapa otoritas terkait seperti Aliansi Fintel yang dipimpin AUSTRAC, dan Reserve Bank of Australia mengidentifikasi pengembalian uang yang mencurigakan secara sangat pesat. Ketika Operasi Protego diluncurkan awal bulan lalu, ATO mengatakan sedang menyelidiki pembayaran 850 juta dollar AS kepada 40 ribu orang yang diduga terlibat dalam operasi itu. Sementara jumlah orang yang terlibat sekarang melonjak jadi 70 ribu orang dan ATO mengklaim telah menghentikan 1,1 miliar dollar AS dalam upaya permintaan pengembalian restitusi fiktif.

Baca Juga  Insentif Pajak Diteruskan, Percepat Pemulihan Ekonomi

Day mengatakan, sejumlah besar orang yang mencoba menggunakan metode yang sama terbilang tidak biasa. Untuk itu, dia mendesak siapa pun yang mungkin telah berpartisipasi untuk mengungkapkan secara sukarela daripada menunggu untuk ditangkap.

“Ini benar-benar unik, dalam pengalaman saya yang luas dalam menangani kejahatan pajak, baru kali ini kami dapati jumlah yang terlibat begitu besar,” katanya dikutip dari Guardian, Sabtu (18/6).

ATO juga bekerja sama dengan lembaga keuangan setempat untuk membekukan sejumlah rekening bank yang diduga terlibat dalam penipuan ini. Ia mengemukakan, skema ini memungkinkan para pelaku menciptakan bisnis untuk mengirimkan pernyataan aktivitas bisnis (BAS) kepada ATO untuk meminta pengembalian pajak barang dan jasa fiktif (Goods and Services Tax/GST)—atau biasa disebut Value Added Tax/Pajak Pertambahan Nilai (PPN)—yang sejatinya tidak pernah mereka bayarkan.

Baca Juga  Duduk Kok Bayar? HAYATI (Harga yang Tidak Sesuai)

Rata-rata, peserta dalam skema penipuan mengklaim pengembalian dana sekitar 20 ribu dollar AS. Penipuan telah terjadi dengan menggunakan metode yang tersebar di Facebook dan TikTok. Pada Mei lalu, enam orang ditangkap atas dugaan penipuan GST. Sementara penggerebekan pekan ini menargetkan 19 orang di lokasi di New South Wales, Victoria, Tasmania, Australia Selatan, Australia Barat, dan Queensland.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0