in ,

Kemenves/BKPM: Realisasi Investasi 2021 Capai Target

“Sekali lagi, menguatnya kontribusi investasi di luar Jawa ini adalah dampak dari keberhasilan program pemerintah melalui pembangunan proyek infrastruktur yang dilakukan secara masif pada pemerintahan Jokowi periode pertama. Hal ini juga mencerminkan bahwa di luar Jawa sudah ramah investasi,” kata Bahlil.

Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menjadi primadona bagi para investor menjalankan investasinya pada kuartal IV-2021, dengan total realisasi investasi sebesar Rp 3,8 triliun (12,7 persen). Provinsi selanjutnya yang mencatat realisasi tertinggi, yakni Jawa Barat senilai Rp 28,9 triliun (12 persen). Di luar Jawa, provinsi Kalimantan Timur dan Maluku Utara tercatat masuk dalam peringkat utama lokasi tujuan investasi.

Dari sisi PMA, Singapura masih berada pada posisi teratas, dengan realisasi investasi sebesar 2,1 miliar dollar AS (25,3 persen). Amerika Serikat juga tercatat sebagai negara yang menanamkan modal terbesar di Indonesia, yakni 1,2 miliar dollar AS atau 10,5 persen.

Baca Juga  KSSK Jaga Stabilitas Keuangan Hadapi “Taper Tantrum”

“Sepanjang 2021, Singapura juga menempati urutan pertama, disusul oleh Hong Kong, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Ini sentimen positif dari asing terhadap Undang-Undang Cipta Kerja. Tren ini harus kita jaga. Inilah buktinya bahwa Undang-Undang Cipta Kerja sangat penting. Jika kita bisa pertahankan di 2022, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa semakin membaik,” kata Bahlil.

Berdasarkan sektor, investasi pada kuartal IV-2021 didominasi oleh industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp 34,8 triliun (14,4 persen); perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp 28,6 triliun (11,8 persen); pertambangan Rp 28 triliun (11,6 persen); transportasi Rp 27,3 triliun (11,3 persen).

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *