in ,

Wamenkeu Minta PLN Lakukan Transformasi

Wamenkeu Minta PLN Lakukan Transformasi
FOTO : IST

Wamenkeu Minta PLN Lakukan Transformasi

Pajak.Com, Jakarta – Wamenkeu Minta PLN Lakukan Transformasi dalam menghadapi risiko ketidakpastian global. Menurutnya, pimpinan di PLN harus bisa memetakan dan mengidentifikasi risiko dan pergerakan di tingkat dunia yang tidak bisa dihindari.

Leader harus bisa berpikir apa yang dibutuhkan oleh republik ini dan part of that is the inevitable, tidak bisa dihindari untuk PLN. Yang dibutuhkan oleh republik ini adalah keluar dari masa pandemi menuju pemulihan, kita menghadapi risiko yang berbeda. Risikonya bergeser. Sekarang risikonya adalah uncertainty di tingkat dunia,” ungkapnya saat menyampaikan keynote speech pada Seminar Leaders Talk PT PLN Series 2023 dengan tema Economic Outlook and Everlasting Transformative Leadership, dikutip dari laman Kemenkeu.go.id pada Senin (13/02).

Baca Juga  Mendag Ungkap Penyelesaian Perjanjian IEU – CEPA Capai 90 Persen, Apa Untungnya bagi Indonesia?

Ia menekankan kepada seluruh pimpinan PLN untuk memahami sumber-sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Terlebih terkait hilirisasi sumber daya alam yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan yang paling utama.

“Enggak bisa republik kita ini maju atau keluar dari middle income trap, menciptakan pertumbuhan baru dan pendapatan perkapita yang lebih tinggi, enggak bisa tanpa manufaktur. Pasti harus manufaktur. Jadi, pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan adalah hilirisasi sumber daya alam karena itu yang kita punya. Ambil sumber daya alamnya, proses lebih lanjut di dalam negeri,” tambahnya.

Ketika melakukan hilirisasi, Suahasil meminta untuk memerhatikan penggunaan produk dalam negeri. Bukan hanya sekadar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), melainkan hilirisasi dapat menciptakan rantai-rantai produksi yang bisa mengikutsertakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu menciptakan UMKM-UMKM baru.

Baca Juga  Buka Cocotech 2024, Jokowi Dorong Peningkatan Potensi Industri Kelapa Nasional

Terkait energi hijau, Wamenkeu juga berharap pimpinan PLN memiliki kesiapan mindset mengenai hal tersebut.

“Transisi menuju ekonomi hijau mesti ditata. Saya pastikan teman-teman PLN akan kena imbas yang luar biasa. Kalau kita sudah tahu bahwa ini adalah inevitable, tidak bisa dihindari, PLN menyusun sendiri transformasinya dari sekarang. Susun semua yang inevitable. Itu tugasnya leader,” imbuhnya.

Tidak hanya itu saja, Suahasil pun berpesan agar seluruh pimpinan PLN dapat merefleksikan, memetakan, dan mengidentifikasi berbagai risiko yang tidak bisa dihindari di masa yang akan datang. Mengingat, pengalaman melakukan transformasi ketika pandemi menjadi titik penting dari penanganan transformasi PLN.

“Masa kerja PLN seumur republik (Indonesia) karena di PLN itu ada kata ‘negara’. Jadi, PLN itu adalah negara, bukan PT swasta. Lakukan knowledge capture, bukukan, dan pastikan bahwa kesiapsiagaan kita menuju ke depan. Kementerian dilibatkan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah dilibatkan. Jalin hubungan yang baik sehingga bisa kita dudukan terus bahwa PLN itu bekerja buat Republik Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi 2025 Diproyeksi 5,5 Persen, Ini Rincian Asumsi Dasar Makro
Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *