Di kesempatan yang sama, Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengutarakan, Shopee memperkuat komitmennya untuk memastikan bahwa manfaat dan peluang e-commerce dapat dirasakan oleh semua orang terutama pelaku UMKM.
“Kami beruntung berada di garis depan dalam transformasi ini dan berharap dapat terus menciptakan peluang baru bagi para penjual dan pelaku UMKM,” ucapnya.
Apalagi, menurut Handika, UMKM merupakan sebuah komunitas yang sangat penting buat Indonesia dan Shopee, karena mampu menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Jumlahnya lebih dari 64 juta, dan menyerap tenaga kerja yang luar biasa. Di sisi lain, mereka juga terdampak di masa pandemi. Kami melihat kami bisa membantu dan menjadi wadah saat pelaku UMKM kesulitan, Shopee membantu sebagai platform digital,” tegasnya.
Salah satu upaya yang dimaksud Handika adalah dengan menjaankan beragam inisiatif seperti Kampus UMKM Shopee, Kampus UMKM Shopee Ekspor, dan Shopee Center.
“Di kampus-kampus ini kami memberikan edukasi yang menyeluruh kepada UMKM dari hulu hingga hilir,” imbuhnya.
Ia pun mengklaim program-program ini telah membantu UMKM. Di program Shopee Ekspor misalnya, Shopee telah membantu lebih dari 180 ribu pelaku UMKM Indonesia mengekspor produknya ke Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Brasil. Dari data itu, sebanyak lebih dari 1,5 juta produk UMKM lokal yang berhasil dijual ke pelanggan internasional setiap bulannya.
“Ke depannya, kami menargetkan sebanyak 500 ribu UMKM untuk dapat ikut program ini hingga tahun 2030,” sambungnya.
Comments