in ,

Pertamina Bangun Sanitasi di 10 Desa Wisata Danau Toba

“Tiga pilar itu yakni environmental sustainability, tourist service infrastructure, serta health and hygiene. Ini harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Sandi berharap, dengan adanya toilet yang memenuhi standar nasional ini dapat membantu meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Indonesia ke depan.

“Saya sudah tiga kali mengunjungi Danau Toba dalam tiga bulan terakhir. Saya melihat pengembangan amenitas, salah satunya ketersediaan toilet menjadi salah satu poin penting. Pariwisata tidak akan mampu menjual destinasi berkualitas dan berkelanjutan kalau toiletnya tidak berkualitas. Destinasi tidak akan menjadi prioritas kalau toiletnya tidak berkualitas,” urainya.

Pertamina, ujar Sandi, tak hanya membangun sanitasi tapi juga memberdayakan masyarakat untuk pengelolaan 10 fasilitas sanitasi di desa wisata tersebut dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga  Pertamina Rugi 400 Ribu Barel BBM Akibat Kebakaran

“Pertamina dalam program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan)-nya yang akan melakukan pendampingan selama setahun ke depan dalam pengelolaan toilet dengan melibatkan BUMDes. Masyarakat di kawasan Danau Toba diharapkan juga bergabung untuk memaksimalkan dan berpartisipasi agar toilet ini tetap bersih,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Menjaga keberlangsungan dan kebersihan toilet ke depan harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Terlihatnya sederhana, tapi ini justru hal yang sangat esensial. Kalau kita bisa memelihara toilet dengan baik, tentu kita juga bisa menjaga keberlangsungan yang lain. Saya berharap semua ini dapat berjalan dengan baik,” kata Luhut.

Masih dalam implementasi PKBL, Pertamina juga berkomitmen untuk memberikan pendanaan kepada 56 pelaku usaha mikro kecil, melalui skema program kemitraan di kawasan wisata Danau Toba.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *