Sementara Direktur Utama Bukalapak, Rachmat Kaimuddin menyampaikan Bukalapak yang hadir lebih dari satu dekade di Indonesia terus mendukung UMKM naik kelas dengan menciptakan akses terhadap ekonomi yang adil melalui ekosistem digital, baik di daring maupun luring.
“Kolaborasi Grab, Emtek dan Bukalapak melalui program Kota Masa Depan merupakan sebuah contoh nyata dari bergabungnya ekosistem untuk meningkatkan UMKM di Indonesia. Kami harap program ini dapat menjadi langkah yang baik dalam mengakselerasi digitalisasi UMKM di Kota Solo, dan juga kota-kota lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

Salah satu peserta program Akselerator Kota Masa Depan, Aditya Liliyan menyampaikan program itu telah membantunya, para pelaku usaha kuliner, sekaligus pedagang kecil dalam meningkatkan kualitas usaha. Sehingga, meski di tengah pandemi mereka tetap bisa mempertahankan usaha melalui serangkaian pelatihan, webinar, dan pendampingan.
“Setelah mengikuti program ini, kami langsung menerapkan ilmu yang didapat dengan berinovasi mendesain tampilan kemasan dan menu kami agar lebih menarik. Sejak meluncurkan tampilan baru, usaha kami mengalami peningkatan penjualan hampir dua kali lipat. Semoga program ini dapat merangkul lebih banyak lagi para pelaku UMKM untuk bergabung dan merasakan dampak positif dari pemanfaatan teknologi,” ungkap Aditya si pemilik usaha kuliner Mixology Coffee.
Diberitakan sebelumnya, Kota Masa Depan merupakan sebuah program akselerator ekstensif yang menargetkan 10.000 UMKM, diselenggarakan secara bertahap hingga kuartal kedua 2022 di Kupang, Solo, Gowa, Malang, Pekanbaru.
Program ini berfokus pada tiga prioritas yakni vaksinasi, adopsi platform digital (onboarding ke aplikasi Grab dan Bukalapak), juga pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital.
Dalam tiga pilar program yang ada, Grab, Emtek, dan Bukalapak akan menggabungkan keahlian mereka untuk melatih dan mendampingi UMKM untuk meningkatkan kemampuan UMKM hingga siap bergabung dalam ekonomi digital.
Comments