in ,

Kemenparekraf Jalin MoU dengan Tiga Pelaku Industri

“Untuk MS Glow sendiri sudah bermitra cukup intens dengan kita di Kemenparekraf, mulai dari MotoGP, Apresiasi Kreasi Indonesia tahun lalu, dan ini sudah konkret,” imbuhnya.

Kemudian, ruang lingkup kerja sama Kemenparekraf dengan AYOCONNECT terdiri dari pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi, pengembangan dan pengelolaan sarana dan prasarana destinasi parekraf, penyediaan aplikasi digital ‘Pandu Desa”, hingga pendukungan industri dan investasi parekraf.

Sedangkan, ruang lingkup kerja sama Kemenparekraf dengan STI meliputi pengembangan dan pengelolaan fasilitas toilet di lima destinasi pariwisata super prioritas (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang), peningkatan kapasitas pengelola destinasi dan desa wisata, peningkatan kolaborasi dengan lembaga pemerintah/nonpemerintah dan kelompok masyarakat, serta pertukaran data dan informasi terkait pengembangan amenitas toilet di destinasi pariwisata.

Baca Juga  Wamenkeu Tegaskan Indonesia Dukung Reformasi Kebijakan Ekonomi Hijau di CFMCA Laos

“Kita harapkan kolaborasi ini akan semakin meningkat. Karena saya yakin, jika kita berkolaborasi konsepnya win-win, apa yang kita lakukan menyentuh kepada the bottom of the issue,” ujar Sandiaga.

Direktur PT Kosmetika Cantik Indonesia (MS Glow) Sheila Marthalia berharap dengan adanya sinergi ini, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Indonesia bisa berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.

Ditulis oleh

Baca Juga  Menteri PUPR: Presiden Jokowi Akan Berkantor di IKN 17 Agustus 2024

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *