in ,

Ekonomi Digital Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Nasional

Ekonomi Digital Jadi Kekuatan Baru
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – Perkembangan ekonomi digital di Indonesia saat ini semakin pesat. Menurut data e-Conomy SEA 2021 yang dirilis Google, Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan total nilai penjualan (gross merchandise value) sebesar 70 miliar dollar Amerika Serikat (AS) pada 2021. Angka itu menunjukkan pertumbuhan pesat dibanding tahun sebelumnya dan diproyeksikan terus tumbuh. Saat ini, ekonomi digital Indonesia menjadi kekuatan baru ekonomi nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin menyebut, pada 2021, nilai ekonomi digital Indonesia menjadi yang tertinggi di ASEAN. Selama periode tersebut, terdapat penambahan 21 juta konsumen digital yang baru di Indonesia. Dari nilai transaksi e-commerce pada 2021 saja, misalnya, nilainya mencapai 53 miliar dollar AS. Transaksi ini diproyeksikan meningkat hingga 104 miliar dollar AS pada 2025 mendatang.

Baca Juga  Anggaran Pemilu dan Pilkada 2024 Capai Rp 110,4 T

“Akselerasi pemanfaatan teknologi digital juga terjadi pada berbagai sektor ekonomi dan melahirkan subsektor baru seperti fintech, edutech, health tech dan agri tech,” kata Rudy dalam sebuah diskusi daring bersama pelaku e-commerce dikutip Pajak.com Sabtu (18/6/22).

Menurut Rudy, pola perubahan perilaku konsumen dalam mengadopsi teknologi, mendorong peningkatan transaksi digital secara signifikan. Pada tahun 2030 mendatang, diperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia tumbuh hingga lima kali lipat dari saat ini, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor e-commerce. Hal ini menurut Rudy didukung oleh sejumlah faktor, antara lain populasi Indonesia yang terbesar keempat di dunia, yang sebagian besar ditopang oleh generasi Z dan generasi Y atau milenial. Selain itu, pengguna internet di Indonesia pun terus meningkat. Pada awal tahun ini, tercatat pelanggan mobile connection mencapai 133 persen dari total populasi, dengan penetrasi internet sebesar 73,7 persen.

Baca Juga  SCG Targetkan Kurangi Emisi Karbon dengan ESG 4 Plus

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menyatakan komitmennya untuk pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Pemerintah telah mempersiapkan kerangka pengembangan ekonomi digital 2021-2030 sebagai salah satu strategi utama transformasi ekonomi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terhubung, dan berkelanjutan.

Tren positif perkembangan ekonomi digital ini juga sejalan dengan perkembangan investasi di Indonesia. Menurut studi Google, Temasek, Bain & Company (2021), nilai investasi ekonomi digital Indonesia sepanjang Q1-2021 mencapai 4,7 miliar dollar AS dan telah melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir. Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara, melampaui Singapura.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings

Loading…

0