Seperti diketahui, Indonesia saat ini tengah viral di jagat media sosial karena mahalnya harga tes PCR. Warganet membandingkan harga tes PCR di India yang jauh lebih murah, yakni 500 rupee atau setara dengan Rp 96 ribu. Harga itu turun dari 800 rupee atau setara Rp 150 ribu. Adapun untuk tes swab antigen, pemerintah India menetapkan harga sebesar 300 rupee atau sebanding dengan Rp 58 ribu.
“Pemerintah New Delhi secara drastis mengurangi harga tes Korona. Ini akan membantu orang biasa,” jelas Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal.
Tak hanya menurunkan harga, pemerintah India juga menginstruksikan seluruh laboratorium untuk memastikan bahwa proses dari pengambilan sampel, hingga pemberian, dan pelaporannya diselesaikan dalam waktu 24 jam.
Dikutip dari Hindustan Times, berkat harga tes PCR yang murah, negeri bollywood ini mampu melakukan testing secara masif dari perkotaan hingga ke pedesaan. Pemerintah India mengungkapkan, mampu melakukan 2,5 juta testing selama 24 jam. Bahkan, Direktur Jenderal Dewan Riset Medis India Balram Bhargava menyebut, pemerintah India telah melakukan pengujian rata-rata harian antara 1,6 juta hingga 2 juta tes.
Upaya pemerintah India itu setidaknya mampu menurunkan angka Covid-19 menjadi 40 ribu, dari sebelumnya sempat mengalami “tsunami” angka positif sekitar lebih dari 400 juta dalam sehari.
Comments