in ,

Garuda-Perigi Logistics Bangun Warehouse Terintegrasi

Garuda Indonesia – Perigi Logistics Bangun Warehouse Terintegrasi
FOTO: IST

Pajak.com, Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersinergi dengan PT Perigi Raja Terpadu (Perigi Logistics) untuk meresmikan fasilitas warehouse dengan sistem terintegrasi. Melalui layanan itu pengiriman barang logistik impor maupun dari e-commerce akan lebih optimal karena ditunjang dengan sistem dan peralatan terbaru yang terintegrasi dengan smart conveyor belt dan terhubung langsung dengan sistem bea cukai, sehingga proses pelayanan impor akan lebih cepat daripada sebelumnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pengembangan layanan ini merupakan salah satu upaya perseroan untuk terus berinovasi memaksimalkan fasilitas layanan warehouse terintegrasi pengiriman logistik yang aman dan terpercaya. Garuda Indonesia berkomitmen menghadirkan aksesibilitas kargo yang seamless dan selaras dengan perkembangan pesat sektor e-commerce di tanah air.

Baca Juga  Atasi Kendala Perizinan Impor, Permendag 8/2024 Diterbitkan

“Peluncuran layanan ini menjadi salah satu upaya kami dalam menghadirkan nilai tambah bagi para pengguna jasa kami, khususnya untuk pengiriman barang impor serta transaksi e-commerce dimana layanan ini dilengkapi dengan sistem dan fasilitas terbaru serta terintegrasi dengan serangkaian sistem penunjang pengiriman kargo sehingga dapat memperlancar arus lalu lintas barang yang tentunya dapat mengoptimalkan efisiensi waktu pendistribusian barang impor maupun kebutuhan pendistribusian produk e-commerce,” kata Irfan melalui keterangan tertulis yang diterima Pajak.compada (12/8).

Ia mengatakan, Garuda Indonesia akan terus menjalin kolaborasi strategis bersama mitra usaha seperti Perigi Logistics yang memegang peranan penting dalam peningkatan kapabilitas layanan kargo. Kerja sama ini juga menjadi refleksi solidaritas ekosistem pelaku industri logistik nasional dalam mendukung transformasi digital infrastruktur kargo udara.

Baca Juga  Moeldoko: Penerapan Perdagangan Karbon Harus Berjalan Optimal Sebelum Oktober 2024

Ditulis oleh

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *