in ,

Milenial Tangguh : Transaksi dan Investasi Digital

Milenial Tangguh : Transaksi dan Investasi Digital
FOTO : IST

Peningkatan ekonomi di Indonesia meningkat tujuh persen dari sector industry dan menjadi penyumbang terbesar dalam ekonomi. Industry Indonesia diantaranya adalah industry mesin dan perbankan. Sejak pandemic Covid-19 masuk ke Indonesia, penurunan ekonomi terjadi disegala sector. Hal tersebut membuat beberapa usaha harus menggulung tikar. Namun, ada sebuah industry yang semakin diminati oleh kaum milenial dimana orang yang memiliki rentang umur antara delapan belas sampai dua puluh lima tahun. Industry tersebut adalah perbankan, para milenial tertarik untuk menggunakan aplikasi perbankan yang berbasis digital dengan metode less cash atau one click transaction dan investasi digital. Kedua sistem ini hanya menggunakan sebuah aplikasi yang disediakan pihak bank atau aplikasi pembayaran yang terhubung dalam satu akun dan dapat melakukan transaksi diseluruh e-commerce.

Transaksi digital semakin diminati karena kurangnya kontak langsung antara penjual dan konsumen sehingga memudahkan kaum milenial melakukan pembayaran. Apalagi semenjak pandemic masyarakat cenderung mengurangi mobilitas aktifitas diluar rumah namun tetap memenuhi kebutuhan pokok melalui transaksi digital. menimbulkan  efek  buruk  baik kesehatan,  serta ekonomi,  Salah  satu  antisipasi  penyebaran  virus  tersebut yakni  melakukan  transaksi elektronik atau  digital maupun  pembayaran     digunakan     dengan     digitalisasi, (Nasution,dkk. 2021)

Baca Juga  Pemerataan Keadilan Sektor Pajak Melalui UU HPP

Selanjutnya, dengan berbagai platform yang tersedia membuat milenial merasa aman karena biasanya menggunakan pin ataupun sidik jari pengguna, menurut sebuah penelitian yang dilakukan menghasilkan fakta bahwa persentasi dari beberapa persepsi masyarakat yaitu, presepsi masyarakat tentang berbelanja produk dengan transaksi digital setuju sebesar 57 orang menyatakan setuju persentasenya 39,9%, Presepsi masyarakat tentang pembayaran tagihan menggunakan transaksi digital pasca virus corona covid 19. Presepsi masyarakat tentang pembayaran tagihan dengan menggunakan transaksi digital yang sebanyak 56 orang persentasenya 39,2%, Presepsi masyarakat tentang pemesanan makanan online pasca virus corona covid 19 menyatakan setuju 49 orang persentase 34,3%. masyarakat yang melakukan pemesanan transportasi online yang setuju 42 orang persentase 29,4%, Presepsi masyarakat tentang tentang new normal menyatakan setuju 46 orang persentase 32,2%. Menurut (Nasution, dkk.2021) .

Baca Juga  Seberapa Efektif Implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan

Terakhir, transaksi digital juga memberikan penawaran dengan berbagai diskon atau promo suatu produk. Tentu saja seorang milenial sangat tertarik dengan diskon ataupun promo. Sistem digital selanjutnya adalah investasi digital dimana perbankan dan beberapa startup hadir menyediakan berbagai investasi mulai dari uang hingga emas. Menurut Chief Bussiness Development Officer PT Bareksa Prioritas Indonesia Ni Putu Kurniasari mengatakan, dana kelolaan di platform Bareksa meningkat hingga 2 kali lipat, dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana 75% diantaranya berasal dari kaum milenial. Peningkatan investasi yang dilakukan oleh milenial karena semakin mudahnya akses informasi.

Namun, dari segala kemudahan yang ditawarkan tentu saja ada tantangan yang harus diketahui oleh milenial bahwa edukasi sebelum memilih transaksi dan investasi digital dengan tingkat keamanan yang tinggi. Untuk investasi digital disarankan bagi milenial untuk memilih investasi growth agar investasi tetap berjalan sesuai dengan budget karena milenial masih harus membagi penghasilan dan menyisihkan investasi.

Baca Juga  Reksa Dana Syariah Pilihan Investasi Terbaik bagi Milenial

Oleh karena itu, dengan adanya kemudahan yang dirasakan milenial dari penggunaan transaksi dan investasi digital dengan bijaksana dan kesadaran literasi digital akan membuat milenial menjadi pemuda Tangguh dimasa depan. Tangguh terhadap perputaran ekonomi, kuatnya tanggung jawab sosial, dan budaya nasional yang menjadi landasan dalam penggunaan internet dan jaringan. Namun, jangan lupa untuk mengecek segala transaksi dan investasi yang menjadi sumber pajak.

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *