in ,

KEMUDAHAN TRANSAKSI DALAM PEMBAYARAN PAJAK DI ERA EKONOMI DIGITAL

KEMUDAHAN TRANSAKSI DALAM PEMBAYARAN PAJAK DI ERA EKONOMI DIGITAL
FOTO : IST

Pada zaman sekarang tidak menutup kemungkinan segala aktivitas dilakukan secara online. Berbagai kegiatan ekonomi dilakukan sesuai dengan eranya yaitu ekonomi digital seperti berinvestasi  dan melakakan pembayara pajak. Kegiatan investasi online kerap digadang- gadang oleh generasi milenial. Hal tersebut dikarenakan investasi dapat dengan mudah memperoleh keuntungan dengan waktu yang relative singkat .Menurut para ahli berpendapat bahwa i investasi adalah suatu pembelanjaan, pengeluaran atau penanaman modal kepada suatu perusahaan untuk membeli perlengkapan produksi, rbang modal guna meningkatkan kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian (Sudono Sukirno).

Dengan melihat kondisi yang sekarang, urgensi pajak terhadapa pembangunan pembangunan yang semakin luntur ditengah masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia, terutama genrasi milenial masih banyak yang belum menyadari betapa penting peran pajak dalam pembangunan Indonesia yang terus berlangsung. Hal ini terjadi karena sebagian ,masyarakat kurang memahami bahwa pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesarbesarnya kemakmuran rakyat, yang diatur dalam Pasal 1 Ayat 1 UndangUndang No 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Baca Juga  E-Wallet dan Investasi Digital Sebagai Tren Bagi Anak Muda

Mereka beranggapan bahwa di zaman yang serba modern ini, segala sesuatu harus berdampak secara langsung dan berguna bagi mereka pada saat itu juga. Di saat seperti inilah, peran fiskus sangat vital diperlukan, kita sebagai penggerak utama terciptanya kesadaran pajak bagi masyarakat umum harus dengan giat mengedukasi para milenial betapa pentingnya pajak bagi kemajuan bangsa dan negara. Metode pendekatan FGD pada penelitian di atas memberikan dampak nyata bagi pemahaman beberapa kelompok mahasiswa ekonomi akuntansi perpajakan pada Perguruan Tinggi X di Yogyakarta dan Surabaya bahwa pemahaman mereka tentang realita kesadaran pajak di Indonesia masih memerlukan pembinaan.

Kita dapat menyisipkan edukasi perpajakan di berbagai sektor kelimuan wajib umum di perguruan tinggi. Tentu saja hal ini tidak bisa berdampak secara langsung, namun dengan adanya edukasi ini diharapkan para generasi muda (mahasiswa) dapat memahami fungsi dan manfaat pajak lebih jauh sehingga timbul kesadaran membayar pajak sejak dini. Edukasi perpajakan harus dilakukan kepada generasi muda agar tumbuh kesadaran pentingnya pajak dalam diri mereka sehingga mereka dapat memberi pengaruh positif kepada orang-orang di sekitar mereka tentang urgensi membayar pajak. Bung Karno pernah berkata, “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, beri Aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia!” Dari kata-kata Bung Karno tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa generasi muda mempunyai peran vital dalam keberlangsungan Negara Republik Indonesia. Para pemuda ialah generasi yang nantinya akan membawa Bangsa Indonesia di masa depan, menjadi pemimpin, dan penggerak perekonomian bangsa.

Baca Juga  Dampak Nyata Integrasi NIK dan NPWP bagi Masyarakat

Pembayaran pajak secara online tentu memudahkan masyarakata terkhusus bagi generasi milineal. Pembacara pajak  secara digital dapat memberikan dampak positif terkhusus dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih. Banyak sekali manafaat yang bisa di peroleh dengan adanya pembayaran pajak secara digital, anatara lain :

1.Mempermudah dalam menyampaikan informasi secara akurat dan cepat

2.Mempermudah dalam bersosialisasi

3.Waktunya secara  efektif dan efisien

Sumber

Pajak.ku pada tanggal 14 Januari 2022 melalui https://prospeku.com/artikel/investasi-menurut-para-ahli—3252

I Made Laut Mertha Jaya. 2019.Jurnal Analisis Akuntansi “Realita Kesadaran Pajak di Kalangan Generasi Muda (Mahasiswa) Yogyakarta dan Surabaya”. Vol 4:2 Halaman 161-183

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?

-1 Points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

GIPHY App Key not set. Please check settings